Parlemen Ghana menangguhkan sebagian besar kegiatannya selama tiga pekan menyusul perebakan COVID-19 di kalangan legislator dan staf.
Ketua parlemen Alban Bagbin mengatakan pada hari Selasa (9/2) bahwa 17 dari 275 legislator dan 151 dari 500 anggota staf terjangkit virus corona.
Bagbin juga mendesak para legislator dan staf lain di parlemen untuk melakukan tes COVID-19 apabila mereka belum melakukannya.
Ia mengatakan bahwa keputusan untuk menangguhkan aktivitas parlemen diambil setelah berbicara dengan pimpinan parlemen.
Ia mengatakan komite pengangkatan di parlemen akan melanjutkan pertemuan dengan para nomine untuk jabatan di kementerian dalam pemerintahan Presiden Nana Akufo-Addo, yang terpilih kembali dalam pemilu Desember lalu.
Ghana telah mengukuhkan lebih dari 72 ribu kasus COVID-19 dan 472 kematian akibat virus corona, berdasarkan data terbaru dari Johns Hopkins University Coronavirus Resource Center. [uh/ab]