Clinton Tegaskan Kembali Dukungan AS bagi Kemerdekaan Kosovo

PM Kosovo Hashim Thaci berjabatan tangan dengan Menlu AS Hillary Clinton dalam konferensi pers bersama di Pristina, Rabu (31/10).

Menlu AS Hillary Clinton telah menegaskan kembali dukungan Washington bagi kemerdekaan Kosovo dalam lawatannya ke Pristina, ibukota Kosovo hari Rabu (31/10).
Hari Rabu di Pristina, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan, Amerika masih kukuh mengakui kedaulatan dan integritas wilayah Kosovo. Ia menyinggung masalah ketegangan yang masih ada antara pemerintah Kosovo yang etnis Albania dan pemerintah Serbia, yang tidak mengakui deklarasi kemerdekaan Kosovo pada tahun 2008.

Clinton juga mengatakan, Amerika ingin aturan hukum diberlakukan di seluruh Kosovo, yang dirongrong masalah korupsi dan bentrokan kepentingan etnik Serbia dan etnik Albania.

Hari Selasa di Beograd, Clinton mendesak para pemimpin Serbia untuk melanjutkan pembicaraan dengan Kosovo, dengan menegaskan bahwa dialog seperti itu tidak memerlukan pengakuan kemerdekaan bekas propinsi Serbia itu.

Para pejabat Uni Eropa juga mendesak Beograd untuk memulihkan hubungan dengan Kosovo.