Biden Serukan Taliban untuk Bebaskan Sandera AS

Presiden AS Joe Biden berbicara dalam sebuah acara di Universitas Atlanta pada 11 Januari 2022. (Foto: AP/Patrick Semansky)

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Minggu (30/1) menyerukan penguasa Taliban di Afghanistan untuk membebaskan seorang insinyur sipil AS yang diculik dua tahun lalu. Korban penculikan itu diyakini merupakan satu-satunya warga AS yang masih ditawan Taliban.

Mark Frerichs adalah seorang veteran Angkatan Laut AS berusia 59 tahun dari Lombard, negara bagian Illinois. Ia pernah bekerja di Afghanistan selama satu dekade untuk melakukan proyek-proyek pembangunan.

Mark Frerichs, seorang kontraktor asal Illinois, berpose dalam sebuah foto yang diambil di Irak pada waktu yang tidak disebutkan. Frerichs telah diculik di Afghanistan pada Januari 2020. (Foto: AP)

Ia diculik sebulan sebelum perjanjian penarikan tentara AS ditandatangani pada Februari 2020. Mark diserahkan kepada jaringan Haqqani, faksi Taliban yang brutal yang dituduh melancarkan banyak serangan mematikan selama perang di Afghanistan.

Senin (31/1) menandai tahun keduanya di tahanan.

"Mengancam keselamatan warga negara AS atau warga sipil yang tak bersalah, tidak dapat diterima, dan penyanderaan merupakan aksi yang keji dan pengecut," kata Biden dalam pernyataan.

BACA JUGA: Kelaparan, Warga Afghanistan Jual Organ Tubuh dan Pertimbangkan untuk Jual Anak

Biden menarik tentara AS keluar dari Afghanistan pada Agustus lalu. Penarikan yang kacau itu mengundang kritikan tajam dari kubu Partai Republik dan partainya sendiri, Demokrat, sekutu-sekutu asing serta merugikan tingkat popularitasnya. [vm/jm]