Biarawati Amerika yang Diculik Jihadis di Sahel Dibebaskan

Sejumlah biarawati menghadiri misa Perjamuan Terakhir di sebuah katedral Ouagadougou, Burkina Faso, pada 9 April 2020. (Foto: Reuters/Anne Mimault)

Seorang biarawati Amerika Serikat berusia 83 tahun yang diculik oleh para pelaku jihad di Burkina Faso utara pada April lalu telah dibebaskan, demikian disampaikan oleh pihak Gereja Katolik.

Suster Suellen Tennyson, seorang biarawati dari Kongregasi Marianite Salib Suci, telah diculik dari paroki Yalgo, tempatnya bekerja sejak 2014 lalu.

BACA JUGA: Paus Fransiskus Pimpin Misa Para Kardinal Baru di Basilika Santo Petrus

Dalam sebuah pernyataan, uskup keuskupan Kaya, Theophile Nare, mengumumkan "kepada semua, bahwa dengan sukacita dan rasa syukur yang besar kepada Tuhan," Tennyson "telah dibebaskan oleh para penculiknya."

Ia "saat ini berada di tempat yang aman ... (dan) dalam kesehatan yang baik," kata Nare, dalam pernyataan yang diperoleh kantor berita AFP pada hari Rabu (31/8). Ia menambahkan tidak memiliki rincian tentang kondisi pembebasannya tetapi "sangat berterima kasih kepada semua orang yang sudah mengupayakannya."

BACA JUGA: India Larang Aliran Dana Asing untuk Misionaris Kristen

Di Washington, juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi bahwa telah terjadi "pembebasan seorang warga AS di Niger yang disandera di Afrika Barat."

Juru bicara itu tidak menyebut individu tersebut, tetapi Tennyson adalah satu-satunya warga Amerika yang disandera yang diketahui berada di wilayah tersebut. [my/jm]