Badai Matthew Melemah, Hampir 1.000 Tewas di Karibia

Badai Matthew merusak rumah-rumah warga di Jeremie, Haiti (6/10).

Bencana Badai Matthew yang melanda Karibia dan pantai Atlantik selama beberapa hari menewaskan hampir seribu orang, sebagian besar di Haiti.

Badai Matthew hampir berlalu setelah selama beberapa hari menghantam pulau-pulau di Karibia dan di sepanjang pantai Atlantik, yang menewaskan hampir seribu orang, sebagian besar di Haiti. Badai ini juga melumpuhkan aktivitas warga dan pertanian di Republik Dominika, Jamaika, Kuba dan Kepulauan Bahama.

Pusat badai pada Sabtu malam berada di sekitar 85 kilometer Cape Fear – North Carolina, dan terus bergerak lambat menjauh dari pantai yang dipadati pemukiman. Kecepatan angin rata-rata adalah 120 kilometer per jam dan terus berkurang.

Banjir dilaporkan terjadi di banyak daerah di sepanjang Pantai Timur Amerika, mulai dari Florida hingga ke North Carolina. Presiden Barack Obama telah menyatakan keadaan darurat di empat negara bagian, di mana sedikitnya 10 orang meninggal akibat badai ini.

Badai Matthew adalah badai paling kuat yang menghantam pesisir Amerika dalam sembilan tahun terakhir, dan menurut catatan sejarah merupakan salah satu badai yang paling lama melanda. Meskipun demikian kerusakan yang ditimbulkan jauh lebih sedikit dibanding perkiraan. [em]