Kemarahan Pemimpin Dunia Meningkat, Assange Terus Diburu

Julian Assange disebutkan memberi nomor telepon dan alamat sewaktu tiba di Inggris Oktober lalu.

Media Inggris pada hari Kamis memberitakan bahwa pihak berwenang tahu Assange bersembunyi di bagian tenggara Inggris.

Perburuan internasional terus dilakukan terhadap pendiri situs WikiLeaks Julian Assange, yang dilaporkan berada di Inggris, sementara kemarahan meningkat di kalangan pemimpin dunia, mulai dari Rusia hingga Australia, mengenai informasi rahasia yang dibocorkan dalam situs tersebut.

Media Inggris pada hari Kamis memberitakan bahwa pihak berwenang tahu Assange bersembunyi di bagian tenggara Inggris. Warga negara Australia berusia 39 tahun ini disebutkan memberi nomor telepon dan alamat sewaktu tiba di Inggris pada bulan Oktober lalu.

Surat kawat diplomatik rahasia Amerika yang dibocorkan oleh situs WikiLeaks, mengungkapkan pandangan terus terang dan tak menyenangkan dari para diplomat Amerika mengenai para pemimpin dunia dan menjengkelkan para politisi di seluruh dunia.

Sebuah memo rahasia yang tampaknya berasal dari Kedutaan Besar Amerika di Moskow menyatakan Rusia begitu korup seperti negara mafia. Surat kawat itu menyebut Moskow sebagai pemerintah kleptokrasi, dengan Kremlin dan Perdana Menteri Vladimir Putin sebagai tokoh utamanya.

Menanggapi surat kawat yang dibocorkan itu, Putin mengatakan kepada CNN dalam suatu wawancara bahwa Amerika Serikat tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri Rusia.

Interpol telah melansir surat perintah penangkapan Assange, yang diburu di Swedia atas tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual.