AS Serang Kamp Pelatihan ISIS di Libya, 40 Militan Tewas

Militan ISIS di Libya bersiap mengekseksui para sandera di sana (foto: dok).

Pesawat tempur AS menyerang sebuah kamp pelatihan ISIS di Libya Barat Jumat (19/2), dekat perbatasan dengan Tunisia.

Pesawat tempur Amerika menyerang kamp pelatihan ISIS di Libya Barat Jumat, dekat perbatasan dengan Tunisia, membom sasaran utama dan menewaskan puluhan teroris.

Pejabat pertahanan di Washington mengatakan, serangan udara itu kemungkinan menewaskan seorang tokoh senior ISIS, Nouredin Chouchane.

“Kami yakin, ini merupakan serangan sangat sukses,” kata sekretaris pers Pentagon, Peter Cook, Jumat.

Chouchane terkait dengan dua insiden teroris besar di Tunisia tahun lalu: serangan terhadap museum di Tunis dan di resor pantai di luar ibukota, yang bersama menewaskan paling sedikit 60 orang.

Serangan Amerika ditujukan pada sebuah rumah petani di luar Sabratha, 75 kilometer barat dari Tripoli. Serangan udara yang diluncurkan dini hari terdiri dari pesawat berawak dan tak berawak, menewaskan 40 orang, demikian laporan setempat.

Pentagon telah mengamati fasilitas ISIS ini selama berminggu-minggu, menurut Cook. Kadang-kadang, Amerika menyaksikan sebanyak 60 orang terlibat dalam pelatihan di fasilitas itu.

Walikota Sabratha mengatakan, banyak yang tewas adalah warga Tunisia yang baru tiba di kamp pelatihan itu.

Paling sedikit satu warga Yordania tewas, kata walikota itu, dan sejumlah orang selamat.

Inggris menyambut baik serangan itu dan memberi otorisasi penggunaan pangkalannya untuk melancarkan serangan itu, demikian kata Kementerian Pertahanan Inggris. [jm]