Khawatir soal Keamanan, AS Mungkin Tunda Terima Pengungsi Suriah

Ketua DPR Amerika Paul Ryan menyerukan pemerintah AS untuk menunda penerimaan pengungsi Suriah, hari Selasa (17/11).

Ketua DPR AS Paul Ryan hari Selasa (17/11) menyerukan pemerintah AS agar menunda penerimaan pengungsi Suriah, karena adanya kekhawatiran masalah keamanan.

Ketua DPR Amerika Paul Ryan menyerukan untuk menunda penerimaan pengungsi Suriah, karena adanya kekhawatiran keamanan menyusul serangan teroris di Paris.

Ryan hari Selasa (17/11) mengatakan, DPR Amerika yang dikontrol Partai Republik, bisa mengadakan pemungutan suara dalam beberapa hari ini, untuk menunda rencana Presiden Barack Obama menerima 10.000 pengungsi Suriah masuk ke Amerika Serikat tahun depan.

Ryan mengatakan, Amerika selalu menyambut baik pengungsi, tetapi sikap yang bijaksana adalah menunda program pengungsi itu, untuk memeriksa dulu agar teroris tidak berusaha menyusup ke dalam rombongan pengungsi.

Sementara itu, Badan Pengungsi PBB mengecam sejumlah pemerintah yang menuntut agar program pemukiman kembali pengungsi dikurangi, setelah didapati bahwa salah satu penyerang di Paris menyelinap ke Eropa dalam gelombang migran Suriah yang melarikan diri dari perang di negara itu.

Seorang juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi mengatakan di Jenewa, lembaga tersebut sangat terganggu oleh bahasa yang digunakan untuk menjelek-jelekkan pengungsi secara keseluruhan. Dia mengatakan "itu akan memperkuat perasaan xenophobia atau ketakutan yang tidak beralasan pada orang asing”.

Beberapa pejabat Eropa telah menyerukan diakhirinya penerimaan lebih banyak pengungsi di negara-negara mereka dan membangun pagar-pagar perbatasan baru. [ps/ii]