AS Kutuk Serangan Boko Haram di Niger, Sedikitnya 38 Tewas

Pasukan Niger dibantu oleh tentara Chad dalam operasi menumpas militan Boko Haram di Niger (foto; dok).

Pemerintah AS mengutuk serangan oleh kelompok ektrimis Islamis Boko Haram yang menewaskan paling sedikit 38 warga sipil di Niger selatan.

Dalam pernyataan hari Jumat (19/6), juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika John Kirby mengatakan bahwa Boko Haram telah “melakukan sangat banyak serangan tak-beralasan terhadap priya, wanita, dan anak-anak di rumah-rumah, sekolah, tempat beribadah, dan tempat-tempat berjualan penduduk.”

Ia mengatakan Amerika Serikat betekad untuk bekerja-sama erat dengan pemerintah di kawasan tersebut untuk menumpas ancaman yang ditimbulkan kelompok itu.

Serangan hari Kamis (18/6) itu terjadi di dua desa di daerah Diffa Niger, dekat perbatasan dengan Nigeria.

Serangan Boko Haram tersebut adalah usaha terbaru oleh kelompok militan yang berbasis di Nigeria itu melakukan seragan di dalam negara tetangga yang telah bergabung dengan usaha militer Nigeria untuk menumpas kelompok itu.

Chad, beserta Niger dan Kamerun, mengerahkan pasukan mereka sebelumnya tahun ini untuk memerangi Boko Haram setelah militan tersebut melancarkan rentetan serangan lintas perbatasan.