Al-Qaida Serukan Lebih Banyak Kekerasan atas Kedutaan AS

Warga Yaman melakukan aksi protes di depan Kedutaan Besar AS di ibukota Sanaa (13/9). Al-Qaida cabang Yaman menyerukan agar warga di Timur Tengah meningkatkan kekerasan atas Kedutaan AS.

Cabang Al-Qaida di Yaman menyerukan lebih banyak lagi kekerasan dan mengatakan mereka ingin api membakar di semua kedutaan AS di seluruh dunia Arab.
Cabang al-Qaida di Yaman menyerukan lebih banyak kekerasan terhadap Kedutaan Amerika setelah protes mematikan terjadi selama berhari-hari yang menghujat sebuah film anti Islam yang dibuat di Amerika.

Al-Qaida di Semenanjung Arab mengatakan pihaknya ingin api membakar di semua kedutaan Amerika di seluruh dunia Arab.

Beberapa bagian dari dunia Muslim kembali tenang Sabtu setelah terjadi kekerasan yang menyebabkan dutabesar Amerika di Libia tewas bersama tiga diplomat Amerika lainnya dan paling sedikit lima pemrotes.

Polisi Sudan melakukan patroli di jalan-jalan Khartoum Sabtu, sehari setelah pemrotes menyerang kedutaan Inggris, Jerman dan Amerika.

Menteri Luar Negeri Sudan Ali Karti menolak permintaan Amerika untuk mengirim Marinir ke ibukota Sudan guna melindungi kedutaan. Jurubicara Departemen Luar Negeri Amerika Victoria Nuland mencatat bahwa Konvensi Wina mewajibkan Sudan untuk melindungi misi Amerika. Katanya, Amerika mengamati secara cermat guna memastikan Kedutaan terpenuhi kebutuhannya demi melindungi stafnya di Sudan.

Kementerian Luar Negeri Tunisia mengecam kekerasan itu dan mengatakan bahwa pemerintah Tunisia berkomitmen untuk melindungi semua kedutaan dan misi diplomatik. Tetapi Departemen Luar Negeri Amerika memerintahkan semua personil yang tidak benar-benar diperlukan disana dan keluarga para diplomat agar keluar dari Tunisia dan Sudan.