Taksin Sinawat: Ketegangan Politik di Negara Militer Burma Meningkat  - 2005-01-28

Perdana Menteri Thailand Thaksin Sinawatra mengatakan, ketegangan politik di negara militer Burma meningkat setelah kematian seorang pembantu dekat orang kuat nomor dua di negara itu, Jenderal Maung Aye. Berbicara kepada wartawan hari Jumat ini di Bangkok, Perdana Menteri Thaksin mengatakan, sekarang ini terjadi ketegangan dan konflik di Birma, tetapi belum mencapai tingkat kudeta. Dia menambahkan Thailand mengikuti dengan cermat perkembangan di negara tetangganya itu. Pernyataan Perdana Menteri Thaksin dikeluarkan satu minggu setelah meninggalnya Letnan Kolonel Bo Win Tun, asisten pribadi Jend. Maung. Berita masih simpang siur mengenai bagaimana Bo meninggal. Terdengar desas-desus bahwa dia mungkin menembak diri sendiri, atau meninggal dalam tembak-menembak, menimbul-kan pembicaraan mengenai perebutan kekuasaan.