Kantor
Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki mengatakan pasukan keamanan Irak tidak
terlibat dalam pemboman pekan lalu di Baghdad, menjernihkan pernyataan
sebelumnya di mana tampaknya ia menyatakan hal sebaliknya.
Hari Rabu, al-Maliki dikutip ketika memberi pernyataan dalam jumpa pers bahwa
sekitar 45 tersangka dalam serangan itu terkait dengan tiga cabang pasukan
keamanan yang berbeda.
Namun kantor Perdana Menteri mengeluarkan pernyataan hari Kamis yang mengatakan
PM al-Maliki sebenarnya mengutip jumlah para tersangka yang ditangkap oleh
berbagai cabang pasukan keamanan. Pemboman
di ibukota pekan lalu menewaskan 127 orang dan mencederai ratusan lagi.
Hari Kamis di Baghdad, kepolisian mengatakan satu orang tewas dan sedikitnya 10
orang cedera akibat ledakan bom mobil yang menargetkan sebuah mobil milik
seorang anggota parlemen.
Ledakan itu menghantam dekat iring-iringan mobil anggota parlemen Nadim
al-Jabari meskipun ia tidak berada dalam kendaraan itu.