Mantan agen intelijen Libya yang dipenjara seumur hidup karena pemboman di udara Lockerbie tahun 1988 yang menewaskan 270 orang telah kembali ke Libya setelah pihak berwenang Skotlandia membebaskannya karena alasan kemanusiaan.
Massa
menyambut Abdel Baset al-Megrahi pada saat ia tiba di bandara Tripoli. Mereka
melambai-lambaikan bendera nasional dan gambar Megrahi.
Di Washington, Presiden Amerika Barack Obama menyebut keputusan Skotlandia itu sebagai kesalahan. Kepada seorang jurnalis radio, Obama mengatakan bahwa ia percaya Libya seharusnya mengenakan tahanan rumah bagi Megrahi.
Laporan-laporan tentang pembebasan Megrahi telah membuat marah keluarga-keluarga para korban yang kebanyakan adalah mahasiswa Amerika yang kembali dari studi di Eropa.
Menteri
Kehakiman Skotlandia Kenny MacAskill mengumumkan pembebasan Abdel Baset
al-Megrahi hari Kamis di Edinburgh, dengan alasan terpidana kasus pemboman dan
mantan perwira intelijen Libya itu mendekati kematiannya karena kanker prostat.
Tahun 2001, Megrahi dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena pemboman pesawat PanAm nomor penerbangan 103.