Polisi di Mexico menyatakan telah menemukan sembilan jenazah – tujuh lelaki dan dua perempuan – yang dikubur di dekat pusat penyelundupan narkoba Ciudad Juarez, di seberang perbatasannya dengan Amerika Serikat.
Menurut para penyelidik, mereka tidak mengesampingkan kemungkinan menemukan mayat-mayat lainnya di lokasi tersebut.
Ribuan tentara dan polisi federal ditempatkan di sekitar Juarez dalam upaya memberantas kekerasan yang melibatkan kelompok-kelompok pengedar narkoba yang saling berperang. Kelompok-kelompok tersebut berperang untuk menguasai jalur penyelundupan menuju Amerika Serikat.
Perang itu mengubah Juarez menjadi kota paling penuh kekerasan di Mexico. Lokasi Juarez tepat berseberangan dengan kota El Paso, Texas.