Pasukan Keamanan
Hamas di Jalur Gaza telah menahan
paling sedikit 160 pendukung kelompok
fatah saingannya, setelah sebuah bom meledak hari Jum'at,
menewaskan lima anggota Hamas dan seorang anak perempuan.
Sumber-sumber Fatah mengatakan,
seorang Pejabat senior Fatah, Ahmed Naser, termasuk salah seorang yang
ditahan hari Sabtu. Lebih dari 40 kantor yang terkait dengan Fatah juga digerebek.
Para Pejabat Hamas
menuduh kelompok Fatah melakukan serangan tersebut, yang menewaskan
kemenakan laki-laki pemimpin senior
Hamas Khalil al Hayya dan mencederai
putera tertuanya.
Kelompok Fatah membantah tuduhan sebaliknya mengatakan ledakan itu
adalah akibat pertikaian dalam tubuh Hamas. Sebuah kelompok yang bersekutu dengan Fatah, Brigade
Al Awda mengaku bertanggung
jawab , tetapi pengakuan ini tidak dapat diverifikasi oleh pihak ketiga.
Ribuan pendukung Hamas hari Sabtu
menghadiri upacara pemakaman
korban ledakan itu yang terjadi dekat
pantai di luar kota Gaza.