Bush Ucapkan Selamat Atas Terbentuknya Pemerintahan Persatuan Irak

Presiden Bush mengatakan terbentuknya pemerintahan persatuan nasional baru di Irak merupakan “hari baru bagi jutaan rakyat Irak yang ingin hidup bebas” dan babak baru dalam hubungan Irak dengan Amerika Serikat. Berbicara di Gedung Putih hari Ahad, Presiden Bush mengatakan AS akan terus membantu Irak sementara mereka membentuk sebuah negara bebas.

Mentri LN Amerika Condoleezza Rice mengakui bahwa tiga pos kabinet Irak penting tetap kosong, yaitu Kementerian- Kementerian Pertahanan, Dalam Negri dan Keamanan Nasional, tetapi ia mengatakan Amerika harus memberi waktu yang lebih banyak kepada pemerintah Irak untuk menata diri. Berbicara di televisi Amerika, Rice mengatakan diplomat-diplomat Amerika mengatakan kepadanya bahwa 90% parlemen Irak mendukung pemerintah baru itu.

Sementara itu, Perdana Mentri Irak Nouri al-Maliki berjanji akan menggunakan “kekuatan maksimum” untuk mengakhiri terorisme, sementara sejumlah pengeboman hari Ahad menewaskan sekurang-kurangnya 19 orang. Berbicara setelah kabinet baru Irak bersidang untuk pertama kalinya, PM al-Maliki mengatakan pemerintahannya berencana membentuk pasukan keamanan khusus untuk mengurangi kekerasan di Baghdad.

Tetapi ia mengatakan mengakhiri kekerasan yang terjadi setiap hari tidak dapat dicapai hanya melalui kekuatan senjata. Ia mengemukakan perlunya dilakukan rekonsiliasi nasional. Dutabesar Amerika untuk Irak, Zalmay Khalilzad mengatakan enam bulan mendatang akan merupakan saat kritis bagi Irak dalam upanyanya mencapai kestabilan.