Kamis, 17 April 2014 Waktu UTC: 15:41

Kesempatan Bekerja Magang di VOA Washington Kembali Terbuka!

Sejak pertama kali diberikan di tahun 2008 para penerima program fellowship adalah jurnalis-jurnalis muda berbakat dan handal dengan kualitas profesional yang sangat baik. Kehadiran mereka telah memberikan dampak positif bagi pengembangan berbagai program radio, TV dan new media di VOA Indonesia. Setelah mengikuti program ini, banyak dari mereka kini memainkan peranan penting di sejumlah media di tanah air.

Program Fellowship ini terbuka untuk lulusan baru perguruan tinggi dalam bidang jurnalisme dan penyiaran atau para jurnalis yang memiliki pengalaman kurang dari tiga tahun di dunia penyiaran, media cetak, elektronik dan internet. Penguasaan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia yang baik merupakan syarat mutlak bagi penerima fellowship ini.
 
Penerima fellowship juga akan memperoleh biaya transportasi, visa ke Amerika Serikat, asuransi kesehatan dan biaya hidup selama di Amerika.

Jika Anda tertarik, silahkan mengisi formulir pendaftaran yang telah tersedia di sini dan kirimkan melalui email ke: fellowship@voanews.com. Batas akhir mengirimkan formulir pendaftaran ini adalah 30 November 2013 (Waktu Indonesia)
 
Untuk informasi lebih lanjut mengenai fellowship ini silahkan hubungi kantor VOA Jakarta Telp: 021-5205355 atau email : fellowship@voanews.com, Facebook: VOA Indonesia, twitter: @VOAIndonesia, dan kunjungi website VOA di www.VOAindonesia.com
 
Untuk informasi lebih lanjut mengenai PPIA dan program-program yang dimiliki, silahkan menghubungi: Ibu Attie Siringoringo, Ketua PPIA melalui Telp: 021-7918 1149; 790 1460. Fax: 021-7918 1148; e-mail: attiesiringoringo@yahoo.com


Tujuan Program Fellowship
Broadcasting Fellowship oleh PPIA-VOA adalah program kerjasama antara Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Amerika (PPIA) dengan Voice of America (VOA). Program ini memberi kesempatan berharga bagi para penyiar dan jurnalis muda Indonesia untuk mendapat pengalaman kerja di salah satu organisasi penyiaran internasional ternama, VOA di Washington, DC. Peserta akan bergabung dengan tim VOA Indonesia yang dinamis, di mana mereka akan mengembangkan keterampilan untuk memproduksi berita dan informasi lainnya sesuai dengan standar tinggi jurnalistik dan penyiaran VOA. Selama 6-12 bulan di AS, mereka memberi kontribusi kepada program multimedia VOA Indonesia di televisi, radio, internet dan ponsel untuk menyampaikan informasi yang akurat, berimbang dan obyektif bagi khalayak di Indonesia.



Konferensi Pers PPIA-VOA Broadcasting Fellowship 2012 di @america, Jakarta.
Konferensi Pers PPIA-VOA Broadcasting Fellowship 2012 di @america, Jakarta.
Broadcasting Fellowship oleh PPIA-VOA juga merupakan perwujudan tujuan PPIA untuk meningkatkan pemahaman dan mempererat persahabatan antara Amerika Serikat dan Indonesia. Para peserta tak hanya memperoleh pengalaman profesional di VOA, mereka juga tinggal selama masa kerja tersebut di AS. Selama di sini, mereka berlaku sebagai duta tak resmi dari Indonesia di komunitas mereka di Amerika. Sekembalinya mereka ke Indonesia, mereka tidak hanya membawa kembali pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh di VOA, tapi juga dapat membagi pengalaman mereka hidup di Amerika dengan rekan, tetangga, teman dan keluarga mereka.


Ketentuan Fellowship
Setiap tahunnya, PPIA dan VOA memilih dua penyiar atau jurnalis muda. Mereka yang dapat melamar untuk program ini adalah lulusan baru perguruan tinggi, atau mereka yang telah memiliki pengalaman kerja tidak lebih dari tiga tahun.

PPIA menanggung biaya yang muncul selama proses seleksi, permohonan visa AS dan tiket pesawat ke dan dari Amerika bagi para peserta. Akomodasi, biaya hidup dan asuransi kesehatan di Amerika ditanggung dengan gaji peserta selama bekerja untuk VOA.

VOA menyediakan visa J-1 bagi para peserta. Dengan visa J-1, peserta diwajibkan untuk kembali ke Indonesia dan tinggal selama sekurang-kurangnya dua tahun, sebelum dapat melamar untuk bekerja atau tinggal di Amerika. Dengan demikian, peserta dapat menyalurkan pengetahuan dan pengalaman mereka di tanah air sekembalinya dari program ini.

Kedua peserta terpilih setiap tahunnya akan memulai bekerja untuk VOA di bulan April.


Retno Lestari menandatangani kontrak kerja dengan PPIA pada acara konferensi pers di @america, Jakarta.
Retno Lestari menandatangani kontrak kerja dengan PPIA pada acara konferensi pers di @america, Jakarta.
Proses Seleksi
Tenggat waktu pendaftaran adalah 30 November. Dewan juri terdiri dari perwakilan PPIA dan VOA yang akan melakukan seleksi bertingkat terhadap para pelamar dan mengumumkan pemenang pada akhir Januari.


Pemenang Fellowship dari Tahun ke Tahun
Fellow yang terpilih untuk tahun 2008 adalah reporter Metro TV, Fauziah Erwin, dan Hanggapuri Anindita, pembawa acara Hard Rock FM. Sepulangnya ke Indonesia, Fauziah melanjutkan bekerja untuk Metro TV sebagai Kepala Biro Makassar, dan Hanggapuri menjadi Acting Program Director untuk Gen 98,7 FM Jakarta.

Pemenang untuk tahun 2009 adalah Esther Samboh dan Juanita Wiraatmaja. Esther adalah lulusan Fakultas Komunikasi Pelita Harapan dengan pengalaman di media cetak, seperti The Jakarta Post, majalah Hai, Cosmo Girl dan Trax. Sementara Juanita adalah presenter dan reporter untuk program Liputan 6 SCTV.

Pada tahun 2010, PPIA mendatangkan Nurina Asri Savitri dan Febriamy Hutapea. Nurina adalah reporter untuk MetroTV dan Febriamy adalah wartawan surat kabar berbahasa Inggris, The Jakarta Globe.

Tahun 2011 mendatang tiga jurnalis muda, Kartika Octaviana dari SunTV, Dewi Astuti dari Bisnis Indonesia dan Mahatma Putra, pembuat dokumenter dan fotografer freelance.

Dua jurnalis muda yang mendapat fellowship pada tahun 2012 adalah penyiar TraxFM Marsha Ryadi dan reporter Berita Satu Retno Lestari. Pemenang tahun 2013 adalah reporter dari MetroTV, Rafki Hidayat.

Latar Belakang PPIA
PPIA berdiri tahun 1959 dengan nama Lembaga Indonesia-Amerika (LIA). Tujuan utama organisasi nirlaba PPIA adalah untuk meningkatkan persahabatan antara warga Indonesia dan Amerika.


Untuk Informasi Selengkapnya

Attie Siringoringo
Ketua PPIA
MLI II Building, Lantai 2
Jl. MT Haryono Kav 49
Pancoran, Jakarta, DKI Jaya, 12770
http://www.ppia-online.org
+62-21 79181149 dan +62-21 7901460

 

 


Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Bisakah AS Mengimbangi 'Diplomasi Gas' Rusia di Eropa?i
X
Nova Poerwadi
17.04.2014
Penuntasan krisis Ukraina dipersulit oleh ketergantungan Ukraina dan negara-negara Uni Eropa kepada gas alam Rusia yang harganya bisa dinaikkan secara sepihak. Bisakah Amerika Serikat mengakhiri dominasi Rusia dengan mengekspor gas ke Eropa?Selengkapnya dilaporkan reporter VOA Nova Poerwadi.
Video

Video Bisakah AS Mengimbangi 'Diplomasi Gas' Rusia di Eropa?

Penuntasan krisis Ukraina dipersulit oleh ketergantungan Ukraina dan negara-negara Uni Eropa kepada gas alam Rusia yang harganya bisa dinaikkan secara sepihak. Bisakah Amerika Serikat mengakhiri dominasi Rusia dengan mengekspor gas ke Eropa?Selengkapnya dilaporkan reporter VOA Nova Poerwadi.
Video

Video Semangat Kartini di Silver Spring Maryland - Liputan Feature VOA 17 April 2014

Hari Kartini tidak hanya mempunyai makna penting bagi warga Indonesia di tanah air, tetapi juga bagi mereka yang jauh di rantau, termasuk warga Indonesia di wilayah Washington DC dan Sekitarnya. Bagaimana suasana peringatan hari Kartini mereka, ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video

Video Kilas VOA 17 April 2014

174 penumpang feri diselamatkan dekat pantai Korea Selatan. Aljazair bersiap-siap mengadakan Pemilu Presiden. Korban bom Boston yang selamat akan ikuti maraton. Warga kota Manaus, Brazil mulai hiasi kota menyambut Piala Dunia.
Video

Video Pemanfaatan Mikroba untuk Pertanian

Baru-baru ini perusahaan pertanian "Monsanto" menyepakati kontrak 300 juta dolar dengan perusahaan bioteknologi "Novozymes" untuk mengembangkan bakteri penyubur akar, yang bisa melipatgandakan produksi secara organic. Selengkapnya ikuti laporan Tim VOA di Washington DC.
Video

Video Google akan Gunakan Pesawat Tak Berawak untuk Sediakan Akses Internet - VOA untuk Dunia Tekno 17 April 2014

Daerah-daerah terpencil di dunia yang tidak terjangkau internet boleh jadi bisa terhubung dengan program baru Google. Google bermisi menyediakan akses internet broadband di tempat-tempat di mana penggunaan internet masih rendah, yang akan dicapainya dengan membeli pesawat tak berawak.
 Aktivitas di Facebook