Rabu, 23 Juli 2014 Waktu UTC: 05:17

Dunia

  • Seorang perempuan melewati pasukan Ukraina yang menerima instruksi militer di Alun-alun Kemerdekaan Kyiv (4/3). (AP/Emilio Morenatti)
  • Warga sipil yang direkrut jadi pasukan Ukraina menerima instruksi dari komandanya dalam proses rekrutmen pertahanan diri di Alun-alun Kemerdekaan Kyiv (4/3). (AP/Emilio Morenatti)
  • Tentara Ukraina berbaris setelah negosiasi dengan pasukan Rusia di bandar udara internasional Belbek Sevastopol di Krimea (4/3). (Reuters/Vasily Fedosenko)
  • Tentara Rusia melontarkan tembakan peringatan di markas udara Belbek, di luar Sevastopol, Ukraina (4/3). (AP/Ivan Sekretarev)
  • Tank militer Rusia melaju di jalan dari Sevastopol ke Simferopol, Krimea, Ukraina (4/3).
  • Menteri Luar Negeri AS John Kerry menaruh bunga mawar di atas tempat penghormatan korban tewas dalam bentrokan antara polisi dan demonstran di Kyiv, Ukraina (4/3). (Reuters/Kevin Lamarque)
  • Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah), Menteri Pertahanan Sergei Shoigu (kiri) dan kepala departemen persiapan tempur militer Rusia Ivan Buvaltsev, menyaksikan latihan militer di tempat menembak Kirillovsky di Leningrad (3/3). (Reuters/Mikhail Klimentyev)
  • President AS Barack Obama dengan Dewan Keamanan Nasional membahas isu-isu Ukraina di Gedung Putih (3/3).
  • Seorang gadis cilik Ukraina memandang seorang tentara, yang diyakini merupakan anggota pasukan Rusia, yang berdiri di luar unit militer Ukraina di desa Perevalnoye, di luar kota Simferopol, Ukraina (3/3). (Reuters/Baz Ratner)
  • Personel militer yang diyakini merupakan tentara Rusia berbaris di luar wilayah unit militer Ukraina di desa Perevalnoye, luar kota Simferopol, pusat pemerintahan Krimea (3/3).
  • Patroli "Pertahanan Diri" pro-Rusia di luar parlemen di Simferopol (3/3). (VOA/Sebastian Meyer)
  • Pria-pria bersenjata, diyakini merupakan tentara Rusia, berdiri di luar pelabuhan sipil di kota Kerch, Krimea (3/3).
  • Helikopter militer Rusia terbang dekat Simferopol (3/3).
  • Pria bersenjata dekat markas militer Ukraina di Simferopol (3/3).
  • Seorang pria Krimea dengan cambuk sebagai aksi solidaritas pro-Rusia di ibukota wilayah itu, Simferopol (3/3). (VOA/Elizabeth Arrott)
  • Pro-Russian self-defense units stand guard near parliament in Simferopol in Ukraine's contested Crimean Republic, March 3, 2014. (Elizabeth Arrott/VOA)
  • Seorang pria dengan mengikatkan pita pro-Rusia pada pria lain yang bergabung dengan kelompok "Pertahanan Diri" di luar parlemen di Simferopol (3/3). (Sebastian Meyer/VOA)
  • Seorang anggota unit pro-Rusia dari Cossak di luar gedung parlemen lokal di Simferopol (3/3).
  • Tentara-tentara Ukraina berjaga-jaga di luar gerbang markas militer di pelabuhan Kerch (3/3). (AP/Darko Vojinovic)
  • Seorang perempuan memakai bendera Ukraina di tempat penghormatan bagi para korban tewas dalam bentrokan dengan polisi di alun-alun Kemerdekaan di Kyiv (3/3). (AP/Emilio Morenatti)

Konflik Ukraina dan Rusia di Krimea

Terbitan 03.03.2014

Ukraina menuduh Rusia melancarkan invasi militer dan mendesak Moskow agar menarik pasukannya, yang telah mengepung pangkalan-pangkalan militer Ukraina di seantero Krimea dan mendirikan blokade di jalan-jalan.


Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Edulirik86 dari: Ruteng
04.03.2014 13:42
Gawat!!!!