Jumat, 19 September 2014 Waktu UTC: 19:51

Podcast

Langganan podcast VOA gratis
VOA menawarkan tiga cara berlangganan podcast yang dapat Anda mainkan kapan saja dengan gadget portabel dan komputer Anda:

1. iTunes: Bila iTunes terpasang di komputer Anda, klik icon iTunes di bawah deskripsi program dan ikuti petunjuk untuk berlangganan di iTunes.


2. MyYahoo: Bila Anda punya account Yahoo, Anda dapat berlangganan menggunakan MyYahoo. Klik icon MyYahoo di bawah deskripsi program dan ikuti petunjuk untuk berlangganan di MyYahoo.

3. RSS: Bila Anda tak punya iTunes ataupun Yahoo, Anda dapat menggunakan program reader podcast atau RSS untuk berlangganan. Kopi link untuk berlangganan yang terdaftar di bawah deskripsi program untuk berlangganan dengan program reader podcast atau RSS.


Untuk menonton atau mendengarkan tanpa berlangganan:
Anda dapat menonton atau mendengar podcast langsung dari halaman ini. Klik tombol "Tonton" atau "Dengar" di bawah deskripsi program.

‪Laporan VOA‬

 

Ikuti berita-berita harian ekonomi terkini dari AS himpunan tim VOA di Washington dalam program Market Review setiap Senin hingga Jumat di Metro TV.

LanggananGoogle readeriTunes

‪Dunia Kita‬

Acara majalah feature 30 menit ini menghadirkan berbagai kisah dari mancanegara, dan juga liputan mengenai kegiatan warga Indonesia di AS. Ariadne Budianto dan Kartika Octaviana membawakan acara yang ditayangkan di Metro TV setiap Rabu, jam 13:30 WIB.

LanggananGoogle readeriTunes

Warung VOA

 

Dengan gaya santai dalam bahasa Jawa, Cak Supri dan Ning Nadia mengajak Anda mengobrol berbagai topik sosial dan budaya, sambil belajar Bahasa Inggris dengan penutur asli bahasa Inggris. Ada juga Cak Nova yang menjawab berbagai pertanyaan tentang Amerika.

LanggananGoogle readeriTunes

‪Siaran Pagi

Sebuah program informatif selama 150 menit. Menghidangkan beragam topik yang menarik seputar berita internasional dan nasional, tajuk rencana, bisnis dan keuangan, olah raga, musik dan tips-tips pengembangan pribadi.

LanggananGoogle readeriTunes

Siaran Petang‬

 

Selain padat dengan informasi, program ini sepanjang minggu menyuguhkan acara yang bernuansa interaktif dan penuh hiburan. Program-program kami menyajikan laporan yang menarik bagi semua kelompok pendengar, baik muda maupun lanjut usia. Kami menyajikan berbagai liputan termasuk mengenai politik, ekonomi, pendidikan, sains dan teknologi, Islam dan seputar Amerika. Ada pula acara musik lewat suguhan The Top Ten Show, music jazz dan country.

LanggananGoogle readeriTunes

‪VOA Headline News‬

Simak berita terkini setiap 30 menit langsung dari Washington dalam Headline News, bersama para penyiar VOA yang setia menghadirkan perkembangan terakhir berita-berita internasional.

LanggananGoogle readeriTunes

Kilas VOA

VOA menghadirkan 60 detik kilasan berita mancanegara terkini yang dirangkum setiap pagi. Kilas VOA dapat disimak di situs VOA dan berbagai stasiun televisi di tanah air dan website populer Kompas.com.

LanggananGoogle readeriTunes

Apa Kabar Amerika

Patsy Widakuswara dan Supri Yono hadir setiap minggu dengan perkembangan terakhir dari AS dalam bentuk obrolan santai namun penuh analisa tajam. Acara ini disiarkan dalam acara Apa Kabar Indonesia di TVOne

LanggananGoogle readeriTunes


Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
i
|| 0:00:00
...
 
🔇
X
  • Sisa-sisa pesan "Ya" yang ditempel dengan selotip oleh pendukung kampanye pemisahan dari Inggris masih terlihat di Lapangan George setelah Skotlandia memilih untuk tidak memisahkan diri (dari Inggris untuk) menjadi sebuah negara merdeka, di Glasgow, Skotlandia (19/9).

  • Alec Salmond mengakui kekalahan pihaknya dalam referendum kemerdekaan di markas Kampanye "Ya (Yes)" di Edinburgh, Skotlandia (19/9).

  • Perdana Menteri Inggris David Cameron memberi keterangan kepada media di depan rumah kediamannya di 10 Downing Street,  London (19/9).

  • Para pendukung kampanye "Tidak (No)" memuji Alistair Darling, pemimpin kampanye "Bersama Lebih Baik (Better Together)", di markas mereka di Glasgow, Skotlandia (19/9).

  • Para pendukung kampanye "Tidak (No)" merayakan kemenangan mereka sambil mengangkat bendera Inggris (Union flag), di Edinburgh, Skotlandia (19/9).

  • Reaksi para pendukung kampanye "Ya (Yes)" saat duduk di Lapangan George, Glasgow, Skotlandia (19/9).

  • Sebuah layar menunjukkan hasil perolehan suara Referendum Kemerdekaan Skotlandia di Edinburgh, Skotlandia (19/9).

  • Petugas tengah mengosongkan sebuah kotak suara di sebuah Pusat Penghitungan Suara, di Ingliston, Edinburgh, Skotlandia (18/9).

Video

Video Hutan Perkotaan Menjadikan Kota Lebih Sehat

Gerakan penghijauan untuk menanam ratusan pohon di wilayah perkotaan kini gencar dilakukan di AS. Sebuah kota dekat ibukota Washington DC menggagas pembuatan hutan kota untuk mengurangi resiko banjir dan meningkatkan perekonomian setempat.
Video

Video Akun Bernama Samaran di Facebook Terancam Blokir

Bila Anda punya nama di Facebook tak sesuai layaknya nama di KTP, misalnya 'Ibunya Iwan' hal tersebut melanggar aturan baru Facebook. Di Amerika, aturan ini langsung mendapat penolakan, termasuk dari para waria yang dipaksa kembali ke nama KTP mereka. Berikut laporan tim VOA dari Washington, D.C.
Video

Video Pemburu iPhone 6 Melempar iPhone dan Android Bekas ke Internet

Prapemesanan iPhone 6 dan 6 Plus di hari pertama saja mencapai dua kali lipat pra-pemesanan iPhone 5 dulu. Sebagian peminat melempar iPhone lama atau bahkan Android berlayar 5 inci mereka ke bursa ponsel bekas di internet. Berikut laporan tim VOA dari Washington, D.C.
Video

Video Kilas VOA 19 September 2014

Kongres AS menyetujui bantuan bagi pemberontak Suriah kontra ISIS. Australia menahan tersangka angggota ISIS yang berniat membunuh warga setempat. Warga Inggris menunggu hasil referendum kemerdekaan Skotlandia. Keharusan memakai nama asli di Facebook diprotes para waria.
 Aktivitas di Facebook