Rabu, 01 Oktober 2014 Waktu UTC: 16:16

Berita / AS

Washington DC Bersiap untuk Pelantikan Obama

Dua minggu menjelang pelantikan Presiden Barack Obama, ibukota Washington DC mulai berbenah diri, namun tampaknya acara pelantikan kali ini akan lebih sederhana dibanding empat tahun lalu.

Kerumunan masyarakat pada saat acara pelantikan Presiden Obama 20 Januari 2009. Pelantikan masa jabatan kedua Obama, 21 Januari 2013 ini tampaknya akan lebih sederhana.
Kerumunan masyarakat pada saat acara pelantikan Presiden Obama 20 Januari 2009. Pelantikan masa jabatan kedua Obama, 21 Januari 2013 ini tampaknya akan lebih sederhana.
Eva Mazrieva
Dua belas hari lagi tepatnya tanggal 21 Januari 2013 akan diselenggarakan Inauguration Day atau Upacara Pelantikan Presiden Amerika yang ke 57. Sesuai amandemen konstitus, pelantikan dijadwalkan pada tanggal 20 Januari dan mulai berlaku sejak pelantikan masa jabatan kedua Presiden Franklin D. Roosevelt tahun 1937. Namun sejak masa itu, sudah enam kali tanggal 20 Januari jatuh pada hari Minggu dan bukan hari kerja. Tahun 2013 ini adalah untuk ketujuh kalinya.
 
Mengikuti tradisi sejarah sebelumnya maka pelantikan secara tertutup akan tetap diselenggarakan pada hari Minggu – 20 Januari, namun pelantikan secara terbuka yang bisa disaksikan publik dan disiarkan langsung melalui berbagai jaringan televisi baru dilakukan pada hari Senin, 21 Januari.
 
Pelantikan presiden umumnya terdiri dari upacara pengambilan sumpah, pidato pelantikan, pesta pelantikan untuk menghormati presiden yang baru dilantik dan beberapa festival rakyat. Tahun 2013 ini tema acara pelantikan presiden adalah “keyakinan pada masa depan Amerika”. Tema ini diambil untuk merayakan kegigihan dan kesatuan Amerika, yang sekaligus memperingati 150 tahun Proklamasi Emansipasi dan penempatan Patung Kemerdekaan di puncak kubah gedung Capitol pada tahun 1863.
 
Selain upacara pengambilan sumpah dan pidato pelantikan, ada pula berbagai perayaan yang dipusatkan di sekitar Gedung Kongres atau Capitol Hill dan lapangan National Mall.

Dalam upacara pengambilan sumpah nanti, Presiden Barack Obama telah menunjuk Myrlie Evers-Williams dan pendeta Louie Giglio untuk menyampaikan doa dan berkat. Myrlie Evers-Williams adalah mantan ketua NAACP – suatu organisasi HAM pembela hak orang kulit berwarna, yang sudah 30 tahun lebih berjuang menegakkan keadilan setelah suaminya – salah seorang sekretaris NAACP – ditembak mati pada tahun 1930. Myrlie Evers-Williams sudah meluncurkan tiga buku tentang hak-hak sipil masyarakat.
 
Sementara pendeta Louie Giglio dari Gereja Passion-City di Atlanta adalah pendiri Passion Conference – suatu gerakan yang mengumpulkan anak-anak usia kuliah guna meningkatkan kepedulian pada perdagangan manusia – salah satu jenis perbudakan jaman modern.  
 
Lebih dari 1,8 juta orang menghadiri upacara pengambilan sumpah Presiden Obama pada tahun 2009. Jumlah itu diperkirakan akan berkurang pada tahun 2013 ini.
 
Setiap senator dan anggota DPR Amerika akan memperoleh tiket gratis dalam jumlah terbatas yang bisa mereka bagikan pada siapapun, dengan pertimbangan tertentu. Tidak ada tiket khusus yang dijual untuk acara ini. Namun warga yang tidak kebagian tiket untuk menyaksikan dari dekat, bisa menyaksikannya dari sekitar lapangan National Mall, dimana akan dipasang layar-layar televisi berukuran raksasa.
 
Seusai pelantikan akan dilangsungkan parade khusus di jalan Pennsylvania Avenue dimana Gedung Putih berada. Parade diikuti oleh anggota pasukan bersenjata dari berbagai angkatan. Angkatan bersenjata Amerika telah ikut serta dalam tradisi penting ini sejak thaun 1789. Ini merupakan tradisi untuk menghormati presiden yang baru dilantik sebagai panglima angkatan bersenjata dan juga wakil presiden. Selama masa pelantikan antara tanggal 15 Januari hingga 24 Januari 2013, personil angkatan bersenjata akan memberi dukungan seremonial dengan satuan-satuan musik, band dan lagu mars.
 
Selain upacara resmi dan parade, di berbagai tempat juga akan diselenggarakan pesta pelantikan atau inaugural balls. Namun mengingat kondisi ekonomi saat ini, Presiden Barack Obama telah mengumumkan bahwa hanya akan menghadiri dua pesta resmi. Pengurangan jumlah pesta perayaan ini merupakan bagian dari pemangkasan anggaran pemerintah yang dimandatkan kepada presiden. Dua pesta dan satu konser musik ini juga merupakan jumlah paling sedikit dalam 60 tahun ini. Pada pelantikan Presiden Obama tahun 2009 ada 10 pesta pelantikan resmi.
 
Warga yang tertarik mengikuti keseluruhan proses pelantikan presiden Amerika ini dapat datang ke sekitar National Mall, dengan tentunya memperhatikan aturan keamanan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan. Warga disarankan tidak membawa kendaraan pribadi, datang lebih awal dan bersiap menghadapi suhu yang sangat dingin di Washington DC.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook