Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 21:58

Berita / AS

Wapres AS: Perlu Langkah Mendesak Atasi Kekerasan Senjata Api

Wakil Presiden Amerika Joe Biden mengatakan isu kekerasan senjata api membutuhkan tindakan “segera” dan “mendesak”.

Wapres AS Joe Biden (kedua dari kanan) menyerukan tindakan segera untuk mengatasi kekerasan dengan menggunakan senjata api di AS (9/1).
Wapres AS Joe Biden (kedua dari kanan) menyerukan tindakan segera untuk mengatasi kekerasan dengan menggunakan senjata api di AS (9/1).
UKURAN HURUF - +
Wapres AS Joe Biden berbicara hari Rabu dalam sebuah pertemuan di Washington dengan para wakil kelompok korban dan organisasi keamanan senjata, sebagai bagian dari serangkaian pembicaraan pekan ini untuk menanggapi aksi kekerasan dengan senjata api.

Wakil Presiden Joe Biden mengatakan ia dan Presiden Barack Obama “bertekad mengambil beberapa tindakan” dan mempelajari berbagai tanggapan – termasuk undang-undang dan perintah eksekutif. Wakil Presiden Joe Biden menambahkan ia akan bertemu dengan para pemilik senjata api dan Perkumpulan Pencinta Senjata Api NRA – salah satu pelobi pro senjata api yang sangat berpengaruh, untuk meyakinkan publik Amerika bahwa pemerintah Obama mendengarkan semua pihak.

Sebuah penembakan massal di sekolah dasar Sandy Hook – Connecticut yang menewaskan 20 anak-anak dan enam dewasa bulan Desember lalu, kembali memicu perdebatan hangat tentang pengawasan senjata di Amerika.

Pasca pembantaian di Connecticut itu, Presiden Barack Obama menunjuk Wakil Presiden Joe Biden memimpin sebuah upaya guna merancang seperangkat proposal konkrit untuk menangani kekerasan dengan senjata api selambat-lambatnya pada akhir bulan Januari.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya