Kamis, 02 Oktober 2014 Waktu UTC: 10:24

Berita / Dunia / Timur Tengah

Upayakan Solusi Damai, Clinton Bertolak ke Ramallah dan Kairo

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton bertemu dengan para pemimpin Palestina di Ramallah dan Presiden Mesir Mohammed Morsi di Kairo untuk mengupayakan solusi damai bagi konflik di Gaza.

Menlu AS Hillary Rodham Clinton (kiri) didampingi Presiden Palestina Mahmoud Abbas menuju ruang pertemuan di Ramallah (21/11).
Menlu AS Hillary Rodham Clinton (kiri) didampingi Presiden Palestina Mahmoud Abbas menuju ruang pertemuan di Ramallah (21/11).
Serangan-serangan udara mengguncang kedua sisi perbatasan antara Israel dan Gaza Rabu pagi, walaupun berbagai upaya diplomatik ditingkatkan untuk menghentikan kekerasan antara Israel dan para militan Hamas yang telah menewaskan lebih 130 warga Palestina dan lima warga Israel.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin Palestina di Ramallah dan Presiden Mesir Mohammed Morsi di Kairo, Rabu (21/11). Selasa malam di Yerusalem, Clinton membicarakan keadaan tersebut selama dua jam dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pejabat-pejabat tinggi Israel lainnya.

Netanyahu mengatakan sebelum pertemuan itu ia lebih menyukai diplomasi untuk menghentikan serangan-serangan lintas perbatasan. Namun Clinton kembali berjanji bahwa Israel akan melakukan setiap tindakan untuk melindungi warganya, dan menambahkan bahwa tidak ada negara yang bisa mentolerir serangan terhadap warganya.

Clinton mengatakan komitmen Amerika terhadap keamanan Israel tetap kokoh, dan serangan-serangan roket teroris ke Israel harus diakhiri. Clinton juga mengungkapkan kesedihannya atas jatuhnya korban warga sipil, baik warga Israel maupun warga Palestina.

Hari Selasa (20/11) berlalu tanpa adanya kesepakatan apapun dalam periode tenang – persetujuan yang bukan gencatan senjata sesungguhnya - yang merupakan upaya damai yang ditengahi Mesir.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Anonim
22.11.2012 02:29
Zionis yang melakukan Holocaust terhadap rakyat Palestina mendapatkan dukungan penuh dari Amerika....sungguh sebegitu biadabkah Amerika yang selama ini mengaku sebagai negara demokrasi dan penegak HAM??????

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook