Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 20:49

Berita / Dunia / Timur Tengah

UEA Beli Pesawat Tanpa Awak Buatan Amerika

Uni Emirat Arab telah menandatangani kontrak militer senilai $1,4 miliar yang mencakup pembelian pesawat tanpa awak buatan Amerika senilai hampir $200 juta.

Militer UEA memesan pesawat tanpa awak AS senilai hampir $200 juta untuk misi pengintaian (foto: dok).
Militer UEA memesan pesawat tanpa awak AS senilai hampir $200 juta untuk misi pengintaian (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Seorang pejabat pertahanan Uni Emirat Arab mengatakan negara Teluk itu telah menandatangani kontrak militer senilai $1,4 miliar yang mencakup pembelian pesawat tanpa awak buatan Amerika.

Kontrak pesawat tanpa awak ini bernilai hampir $200 juta, mengisyaratkan bahwa negara Teluk Arab itu hendak meningkatkan kemampuan pengintaiannya untuk mengimbangi klaim oleh Iran, saingannya tentang kemajuan teknologi pesawat tanpa awaknya.

UEA mengatakan Predator pesawat tanpa awak, yang diproduksi oleh General Atomics Aeronautical System, tidak akan dilengkapi dengan kemampuan senjata, tetapi digunakan untuk pengintaian.

Iran mengklaim pihaknya telah mengembangkan sendiri pesawat tanpa awak yang canggih dan berhasil mereproduksi teknologi pesawat tanpa awak CIA yang disitanya bulan Desember 2011 setelah memasuki wilayah udara Iran.

Jurubicara militer UEA Mayjen Obaid al-Ketbi mengatakan kontrak itu juga mencakup 750 kendaraan kebal-ranjau buatan Amerika.

Kontrak itu diumumkan hari Senin dalam sebuah peragaan pertahanan di Abu Dhabi.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya