Selasa, 18 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 18:10

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

Tim Peneliti AS Kembangkan Terapi Pengobatan Leukemia dengan Virus AIDS yang Dilumpuhkan

Pengobatan leukimia dengan menggunakan virus AIDS yang telah dilumpuhkan ternyata memperkuat sel-sel sistem kekebalan yang kemudian menarget sel-sel kanker darah yang ganas.

Para peneliti menggunakan virus AIDS yang tidak menular, untuk memasukkan materi genetika ke dalam sel-sel T, yang kemudian disuntikkan kembali ke tubuh penderita leukimia, menyusul prosedur kemoterapi. (Foto: dok).
Para peneliti menggunakan virus AIDS yang tidak menular, untuk memasukkan materi genetika ke dalam sel-sel T, yang kemudian disuntikkan kembali ke tubuh penderita leukimia, menyusul prosedur kemoterapi. (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Jessica Berman
Puluhan pasien kini menjalani terapi percobaan, yang dikembangkan di Universitas Pennsylvania. Pengobatan tersebut membuang jutaan sel T, sejenis sel darah putih, dari setiap pasien dan memasukkan gen yang telah diprogram untuk membunuh sel-sel  B, tipe sel yang dapat menjadi ganas dalam leukemia.
 
Para peneliti menggunakan virus AIDS yang tidak menular, untuk memasukkan materi genetika ke dalam sel-sel T, yang kemudian disuntikkan kembali ke tubuh pasien kanker, menyusul prosedur kemoterapi. Sel-sel yang telah diubah secara genetika tadi menyerang protein yang ada di permukaan sel-sel B, membunuh sel-sel tadi, dan merangsang pembuatan lebih banyak sel-sel T yang sudah diubah.
 
John Wagner, direktur bagian pediatri dan transplantasi sumsum tulang di Universitas Minnesota, memuji terapi baru mengobati kanker yang berbahaya ini. “Ini adalah strategi baru sama sekali, lebih baik dari kemoterapi atau radiasi dan menggunakan mekanisme yang rumit dalam membasmi leukemia yang sangat kebal obat,” kata John Wagner.
 
Walaupun pengobatan tadi amat efektif dalam melenyapkan penyakit pada empat pasien, pengobatan itu hanya sebagian saja efektif pada dua pasien lainnya, yang kambuh lagi setelah menjalani terapi. Dua pasien lainnya tidak menunjukkan perubahan sama sekali.   
 
Walaupun terapi sel T yang baru dimodifikasi itu merupakan perkembangan yang menggembirakan, menurut Wagner, terapi tadi hanya menarget bagian kecil saja dari sel-sel kanker darah. Cara pengobatan yang konvensional adalah dengan pencangkokan sumsum tulang, untuk menciptakan sistem kekebalan baru yang sehat.
 
“Transplantasi sumsum tulang dianggap bisa mengatasi semua itu. Cara ini mujarab bagi sebagian pasien, tetapi saya akan menerapkannya dengan menggabungkannya dengan terapi lain guna melihat apakah saya dapat memperbaiki keadaan setelah melakukan pencangkokan melebihi apa yang telah kita capai sampai saat ini,” papar Wagner.
 
Rincian mengenai terapi leukemia eksperimental ini disajikan dalam konferensi organisasi American Society of Hematology di kota Atlanta, Georgia.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Kilas VOA 19 Juni 2013

Demonstrasi massal di Brazil menentang korupsi dan lemahnya pelayanan publik. Aksi diam dan berdiri untuk memprotes pembatasan demonstrasi di Turki. Pengalihan pengamanan Afghanistan dari NATO ke militer Afghanistan. Penyanyi Kylie Minogue meluncurkan buku mengenai kostum panggungnya.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang anak laki-laki melompat dari platform setinggi 10 meter di sebuah kolam renang di kota Tirol, Australia.
  • Seorang polisi wanita mengarahkan lalu lintas di tengah jalan di Pyongyang, Korea Utara.
  • Seorang wanita melempar garam dan cabe ke arah polisi yang memblokir jalan selama protes sengketa tanah di Phnom Penh, Kamboja.
  • Awan gelap tampak menyelimuti kota Paris, Perancis, menjelang terjadinya hujan badai.
  • Kabut menutupi kota Singapura yang diperparah dengan tingginya indeks standar polutan (PSI) pada pukul 4 sore waktu setempat.
  • Polisi anti huru-hara menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran mahasiswa yang memprotes rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM di Makassar, Sulawesi Selatan.
  • Sebuah pesawat Boeing 737 milik maskapai Qantas, Australia terbang melalui pelangi di atas kota Sydney, Australia..
  • Para pemain Italia bersantai di Samudera Atlantik menjelang pertandingan sepak bola Piala Konfederasi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • Seorang karyawan berpose dengan patung yang dibuat dari perunggu dan gading berjudul 'Tanara' karya Chiparus Demetre yang dipajang di rumah lelang Bonhams di London.
  • Pemandangan planet Bumi yang terlihat dari ruangan Cupola (kubah) pada Stasiun Antariksa Internasional (ISS) yang berada sekitar 300 kilometer di atas Bumi.
  • Ratu Inggris Elizabeth II dan anggota keluarga kerajaan meninggalkan Kapel St George setelah menghadiri Upacara tahunan di kastil Windsor, Inggris.
  • Arus sungai bergerak cepat menerpa sebuah patung Hindu selama hujan deras dan air pasang di kota Rishikesh, negara bagian Uttrakhand, India.
  • Puteri dari negara bagian Connecticut, AS Erin Brady bereaksi saat ia dimahkotai oleh Miss USA 2012 Nana Meriwether dan terpilih menjadi Miss USA 2013 di Planet Hollywood Resort and Casino di Las Vegas, Nevada.
  • Petugas pemadam kebakaran kota Bern mengumpulkan koloni lebah madu dari sebuah jendela rumah yang terbakar, dengan memakai pakaian pelindung dari sengatan lebah. Segerombolan lebah akan diberikan kepada peternak lebah lokal.
  • Sebuah kereta api bergerak melalui rel kereta yang tegenang banjir setelah hujan lebat di kota Mumbai, India.
Lainnya