Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 07:59

Berita / AS

Sidang Pra-Peradilan Dimulai bagi Tersangka Teroris 9/11

Sidang pra-peradilan kedua dalam kasus lima orang yang dituduh mendalangi serangan terror 11 September 2001 di Amerika dimulai hari Senin.

Seorang tentara AS menjaga kamp tahanan di Guantanamo (foto: dok). AS memulai sidang pra-peradilan tersangka teroris 9/11 di Guantanamo.
Seorang tentara AS menjaga kamp tahanan di Guantanamo (foto: dok). AS memulai sidang pra-peradilan tersangka teroris 9/11 di Guantanamo.
UKURAN HURUF - +
Terdakwa Khalid Sheikh Mohammed termasuk di antara yang hadir dalam sidang hari Senin di pangkalan Angkatan laut Amerika di Guantanamo, Kuba.

Serangkaian panjang proses hukum akan menentukan apakah para terdakwa bisa memperoleh peradilan yang adil.

Para pengacara terdakwa ingin kasus itu dibatalkan, Mereka beralasan agen-agen pemerintah federal Amerika memperoleh pengakuan secara ilegal dari para terdakwa melalui penyiksaan.

Tim jaksa akan berargumen bahwa cara yang digunakan untuk memperoleh pengakuan para terdakwa adalah tepat. Mereka juga akan berusaha mempertahankan kerahasiaan yang disebut “lokasi-lokasi hitam” dimana para terdakwa mengatakan mereka dibawa dan disiksa setelah ditangkap, sebelum dibawa ke Guantanamo.

Mosi-mosi lain yang akan disampaikan dalam sidang pekan ini termasuk perlu tidaknya mengajukan pejabat-pejabat tinggi pemerintah Amerika menjadi saksi, termasuk mantan Presiden George W. Bush.

Para tersangka menghadapi tuduhan membunuh hampir 3.000 orang.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya