Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 15:12

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Presiden Burma Melawat ke Eropa

Presiden Thein Sein tengah melakukan lawatan ke Eropa, diantaranya Norwegia, Finlandia, Austria, Belgia dan Italia, Senin (25/2).

Presiden Thein Sein telah memulai lawatannya ke Eropa, Senin (25/2). (Foto: dok).
Presiden Thein Sein telah memulai lawatannya ke Eropa, Senin (25/2). (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Para pejabat Burma mengatakan, Presiden Thein Sein dalam perjalanan ke Eropa, Senin, untuk mengikuti pembicaraan tingkat tinggi Uni Eropa, sebuah langkah yang tampaknya ditujukan untuk meningkatkan hubungan dengan Barat.

Para pejabat mengatakan Thein Sein pertama-tama akan terbang ke Norwegia, kemudian ke Finlandia, Austria, Belgia dan Italia.

Topik-topik yang diperkirakan akan menjadi agenda adalah sanksi, bantuan pembangunan, reformasi ekonomi, catatan HAM Burma, dan usaha-usaha untuk merundingkan perdamaian dalam konflik-konflik internal yang sedang berlangsung di Burma.

Uni Eropa April lalu menanggapi serangkaian reformasi di bawah pemerintahan Thein Sein dengan membatalkan semua sanksi kecuali embargo senjata, sementara Amerika telah mencabut banyak sanksi perdagangan dan investasi penting.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Ofensif Militer Suriah sebagai Alat Negosiasi - Liputan Berita VOA

Amerika Serikat terus mendesak perwakilan pemerintah dan oposisi Suriah untuk bertemu di Jenewa pada Juni mendatang guna mengakhiri perang saudara yang telah dua tahun lebih berkecamuk. Konflik antara kedua pihak diperkirakan telah menewaskan setidaknya delapan puluh ribu warga Suriah dan mengancam stabilitas negara-negara tetangga seperti Lebanon dan Yordania. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Tanda bertuliskan "Tuhan Memberkati Moore" dipasang di gedung teater Warren di Moore, Oklahoma, saat para pekerja memperbaiki bangunan yang rusak karena tornado itu (22/5). (Reuters/Adrees Latif)
  • Bendera Amerika terkulai di jendela yang hancur di rumah keluarga Wayne Osmus di Moore, Oklahoma. Keluarga Osmus bersembunyi di lemari Senin (20/5) setelah angin membuat mereka tidak dapat masuk ke tempat perlindungan badai. (AP/Allen Breed)
  • Charles Taber membuka bungker yang baru dibangun dua minggu lalu, yang menyelamatkan nyawanya dari tornado di Oklahoma City. (Reuters/Rick Wilking)
  • Pegawai perusahaan asuransi Farmers Insurance, Paul Gaipo, melihat mobil-mobil yang rusak karena tornado di sebuah mal yang hancur di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Tim pencarian dan penyelamatan dari Tennessee melakukan pencarian di Moore, Oklahoma (22/5).(AP/Charlie Riedel)
  • Susan Kates menyelamatkan barang-barang dari rumah temannya yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (AP/Charlie Riedel)
  • Claudia Clark membersihkan tempat pemakaman di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Sisa kamar tidur dari rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (Reuters/Rick Wilking)
  • Rumah-rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma, dilihat dari udara (21/5). (AP/Tony Guiterrez)
Galeri Foto

Galeri Foto Oklahoma Mulai Pemulihan Pasca Bencana

Moore di pinggiran Oklahoma City, negara bagian Oklahoma, memulai tugas berat pemulihan pasca tornado dahsyat yang menyapu kota itu pada 20 Mei.
Lainnya