Tautan-tautan Akses

Pesawat Ruang Angkasa NASA, "Messenger" Akan Menabrak Merkurius


Alat Mercury Atmosphere and Surface Composition Spectrometer (MASCS) yang terdapat di pesawat ruang angkasa NASA, MESSENGER, didesain untuk mempelajari eksosfer dan permukaan planet Merkurius. (Foto: NASA/Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory)
Alat Mercury Atmosphere and Surface Composition Spectrometer (MASCS) yang terdapat di pesawat ruang angkasa NASA, MESSENGER, didesain untuk mempelajari eksosfer dan permukaan planet Merkurius. (Foto: NASA/Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory)

Pesawat ruang angkasa pertama yang mengitari Merkurius, planet terdekat dengan matahari, akan kehabisan bahan bakar dan menabrak permukaan Merkurius hari Kamis (30/4), mengakhiri misi 11 tahun pesawat tersebut.

Pesawat ruang angkasa yang dikenal dengan nama MESSENGER diluncurkan bulan Agustus 2004 dalam sebuah misi mempelajari komposisi kimia, geologi dan medan magnet Merkurius.

MESSENGER berputar melalui sistem tata surya dalam sebelum sampai ke tujuannya. Meletakkan MESSENGER ke orbit adalah tugas yang susah, karena gravitasi matahari, suhu panas yang tinggi, dan efek tekanan radiasi surya.

TONTON: Video NASA MESSENGER terbang di atas Merkurius

Maaf, saat ini fitur tidak tersedia


Menurut data sains, MESSENGER menemukan kehadiran air beku di kawah yang dalam dan tersemunyi, begitu juga bahan gelap misterius yang mungkin terdiri dari senyawa organik.

Di bulan-bulan terakhirnya, MESSENGER mengirimkan foto-foto dengan resolusi tinggi tentang permukaan Merkurius yang terpencil dan kelihatan seperti bulan, ke NASA.

XS
SM
MD
LG