Sabtu, 18 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 20:30

Berita / Iptek / Lingkungan Hidup

Perubahan Iklim Berdampak Buruk pada Tanaman Kopi Arabika

Para ilmuwan Inggris memperingatkan dampak buruk perubahan iklim pada tanaman kopi arabika.

Menurut para ilmuwan Inggris, kopi sebagai bahan minuman yang paling digemari di dunia bisa menjadi korban perubahan iklim (foto: Dok).
Menurut para ilmuwan Inggris, kopi sebagai bahan minuman yang paling digemari di dunia bisa menjadi korban perubahan iklim (foto: Dok).
UKURAN HURUF - +
June Soh
Kopi Arabika mencakup 70 persen produksi komersial dunia dan meskipun ditanam di perkebunan di seluruh dunia, tetapi lingkungan aslinya terbatas, tarutama di dataran tinggi Ethiopia. Tanaman kopi sangat peka terhadap fluktuasi iklim, namun tanaman liar ini punya beragam gen yang diandalkan para petani kopi untuk meningkatkan panen, tetapi tidak fleksibel terhadap perubahan iklim.
 
Ilmuwan-ilmuwan dari Royal Botanic Garden di Kew, London, dan Forum Lingkungan dan Kebun Kopi di Ethiopia telah menyelesaikan model komputer pertama mengenai pengaruh perubahan iklim pada kopi arabika asli. Skenario emisi mereka selama akhir abad menunjukkan dampak negatif pada sejumlah spesies dan jenis kopi arabika. Mereka memprediksi, kopi Arabika akan punah di salah satu bagian wilayahnya dalam satu dekade, akibat perubahan iklim selain karena penebangan hutan, hilangnya habitat, dan tekanan pertanian.
  
Karena arabika adalah satu-satunya kopi yang ditanam di Ethiopia, industri setempat bisa sangat dirugikan oleh perubahan cepat iklim, bisa mengurangi lahan yang bisa ditanami, memerlukan penanganan yang lebih cermat, dan menyebabkan kegagalan panen.   
 
Kopi arabika asli berperan penting dalam produksi kopi di Ethiopia dan mempunyai nilai khusus sebagai sumber genetika kopi liar. Hasilnya diperkirakan bernilai setengah sampai 1,5 milyar dolar per tahun. Ethiopia merupakan  pengekspor kopi arabika kelima terbesar di dunia dan produsen kopi utama di Afrika. Kopi merupakan 33 persen dari total pendapatan ekspor Ethiopia. Tanaman kopi arabika paling banyak dan paling beragam jenisnya terdapat  di dataran tinggi selatan sampai barat Ethiopia.
 
Para ilmuwan berharap analisis mereka yang diterbitkan oleh jurnal PLOS ONE akan meningkatkan perkembangan strategi baru untuk mempertahankan kopi arabika di lingkungannya.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Backstreet Boys dan Dakota Fanning - VOA Pop News

Backstreet Boys mendapat anugerah Hall of Fame di Hollywood. Debbie Sumual-Patlis menghantarkan liputannya untuk Anda di VOA Pop News kali ini. Simak juga kabar tentang Dakota Fannig dalam masa transisinya dari artis cilik menjadi artis dewasa. Siapa artis yang akan dibahas di Hollywood Highlights kali ini? Klik video ini untuk temukan jawabannya.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Kapal layar-kapal layar balap Pen Duick berlayar di pantai Saint-Quay-Portrieux, Perancis Barat dalam perjalanan dari Roscoff ke Saint-Quay-Portrieux.
  • Delegasi dari Movement for Democratic Change (MDC) termasuk Wakil Presiden Thokosani Khupe (kanan) menari saat upacara pembukaan resmi konfrensi MDC yang akan berkangsung tiga hari di Harare.
  • Dua warga Bangladesh melalui tanda bendera merah peringatan datangnya badai tropis Mahasen di pantai Teluk Benggala di Chittagong, Bangladesh,16 Mei 2013.
  • Pengunjung terlihat melalui instalasi "Resin" dalam pameran  "Kapoor di Berlin" di museum Martin Gropius Bau di Berlin pada tanggal 17 Mei 2013.
  • Para peziarah menunggang kuda-kuda mereka melintasi Sungai Quema dalam perjalanan mereka menuju El Rocio di pedesaan Almonte Provinsi Huelva, Spanyol,16 Mei 2013.
  • Seorang laki-laki Afghanistan mengarahkan anak-anaknya menjauh dari lokasi dimana seseorang telah melakukan serangan bom mobil bunuh diri atas konvoi NATO di Kabul, Afghanistan, 16 Mei 2013.
  • Para peraga busana menampilkan kreasi karya perancang busana Indonesia, Dian Pelangi, dalam acara Festival Busana dan Makanan Jakarta, di Jakarta, Indonesia.
  • Seorang anak mengamati ubur-ubur berenang di dalam sebuah tangki besar di Aquarium Vancouver, British Columbia,16 Mei 2013.
  • Seorang perempuan Korea menuangkan air suci ke sebuah patung Budha kecil untuk memperingati hari kelahiran Budha di Kuil Jogye di Seoul Korea.
  • Gabungan gambar sebuah galaksi memperlihatkan bagaimana tingkat gaya tarik yang terus menerus dari sebuah lubang hitam yang sangat besar bisa dikendalikan untuk menghasilkan daya yang sangat besar (foto: NASA).
  • Seorang pemuda Pakistan tampak mengejar kudanya seiring dengan terbenamnya matahari di pinggiran kota Islamabad, Pakistan.
  • Pemain bisbol dari klub New York Mets, Jordany Valdespin, meluncurkan tubuhnya menyentuh home plate untuk membuat skor dalam  RBI ganda oleh Daniel Murphy selama inning ketiga permainan bisbol melawan St Louis Cardinals di St Louis, 16 Mei 2013.
Lainnya