Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 02:31

Berita / Dunia

Percobaan Nuklir Korut Picu Kutukan Masyarakat Internasional

Negara-negara dan para pemimpin dari seluruh dunia mengutuk percobaan nuklir Korea Utara, hari Selasa (12/2).

Seorang warga Korsel tengah menyaksikan penayangan berita di sebuah stasiun kereta di Seoul (12/2). Televisi tersebut menyajikan berita terkait perkembangan situasi nuklir Korut dari kompleks nuklir Yongbyon dan kemungkinan test nuklir Korea Utara. (AP Photo/Lee Jin-man).
Seorang warga Korsel tengah menyaksikan penayangan berita di sebuah stasiun kereta di Seoul (12/2). Televisi tersebut menyajikan berita terkait perkembangan situasi nuklir Korut dari kompleks nuklir Yongbyon dan kemungkinan test nuklir Korea Utara. (AP Photo/Lee Jin-man).
UKURAN HURUF - +
Sekjen PBB Ban Ki-moon menyebut tindakan itu sangat mengguncangkan. menurut Ban, percobaan itu jelas merupakan pelanggaran yang serius terhadap sanksi-sanksi yang melarang Pyongyang menguji-coba bom nuklir dan misil.

Presiden Amerika Barack Obama menyebut percobaan itu sangat provokatif. Dalam pernyataannya, Presiden Obama mengatakan percobaan itu merongrong kestabilan kawasan dan tidak akan membuat Korea Utara lebih aman. Obama menyerukan tindakan internasional yang cepat dan kredibel sebagai tanggapan atas tindakan tersebut.

NATO menyatakan dengan uji coba nuklir itu, ditambah peluncuran misil pada bulan Desember, Korea Utara menimbulkan ancaman serius  bagi perdamaian, keamanan dan stabilitas dunia.

Tiongkok, sekutu utama Korea Utara, juga menentang kuat percobaan tersebut. Kementerian luar negeri Beijing mendesak Pyongyang agar mematuhi komitmen non nuklirnya, dan mengatakan isu tersebut harus diselesaikan dalam kerangka  pembicaraan perlucutan nuklir enam negara yang sudah lama macet.

Bahkan Iran, yang diyakini Amerika juga sedang mengejar program senjata nuklir, telah mengkritik peluncuran itu. Seorang juru bicara kementerian luar negeri Iran mengatakan meskipun semua negara berhak memanfaatkan kegiatan nuklir untuk tujuan damai,Teheran berharap semua senjata pemusnah massal dan senjata nuklir akan dihancurkan.

Korea Selatan juga menyebut percobaan itu ancaman yang tidak dapat diterima terhadap  perdamaian dan kestabilan di kawasan itu dan tantangan langsung terhadap masyarakat internasional. Seoul mengatakan Menteri Luar Negeri Kim Sung-hwan sependapat dengan Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry dalam pembicaraan telepon untuk mengambil tindakan yang cepat dan bersatu dalam badan Dewan Keamanan PBB, yang akan mengadakan rapat hari ini guna membicarakan percobaan itu.

Di Jepang, Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan Tokyo sangat kecewa atas tindakan Korut tersebut dan akan mempertimbangkan sanksi barunya sendiri terhadap Korea Utara sebagai tanggapan atas percobaan itu.

Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan negaranya akan mengusahakan tanggapan kuat terhadap percobaan Korea Utara itu di Dewan Keamanan.

Moskow juga mengutuk dengan tegas percobaan itu sebagai pelanggaran kewajiban internasional Korea Utara.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Say Ivsi Rainald dari: Cileungsi Jawa Barat
15.02.2013 12:28
Segitu merugikannya kah untuk negara lain ??? sampai sampai dapat kecama dari sekian banyak pihak !!!
memang mengapa kalau kita semua membiarkan Korea Utara melakukan itu, tapi kalo ada hal yang gak diinginkan dikemudian hari kita minta pertanggung jawaban kepada Korea Utara ???
apa itu cukup rasionalist ??? atau nggak ???
saya cuma remaja biasa, jadi saya cuma bisa komentar sedemikian itu saja, maaf jika ada yang tidak / sulit dimengerti.


oleh: Rakean Agung dari: Tangerang
12.02.2013 12:13
Begitu urgennya Tekhnology itu dalam kehidupan manusia,dengan tekhnology permasalahan manusia menjadi ringan dan bisa dipenuhi.Tapi,disisi lain adaalah penyalah gunaan tekhnology itu,dari yang sekecil apapun samapai penggunaan untuk perang dan kehidupan masyarakat dunia,jadi sipa yang menguasai tekhnology,apapun bisa mensejahktera kan,menyelamatkan bahkan sebaliknya bisa menghancurkan leburkan,seseorang,kelompok,suatu bangsa bahkan seluruh kehidupan dipermukaan bumi ini.Jadi,wajar bila terjadi kegalauan,kegamangan disebagian masyarakat dunia umumnya,terutama yang berkepentingan degan tekhnology itu sendiri,apalagi tekhnology nuklir, ini.Yang bila disalah gunakan akan membahayakan kehidupan umat maniusia umumnya,atau pakling tidak dipergunakan utk menekan,menguasai bangsa lainnya.Apalagi,terjadinya persaingan tekhnogy diantara negara2 yang memang berpotensi besar utk membuat dan memanfaat kan hasilrekaysa tekhnology itu,semcam nuklir ini.Terutama,dg adanya bibit2 perang dingin yang sejak dulu terus berlangsung. Dari,ketika unisovjet.Rusia kini.Terutama antara blok timur yg komunis dan barat disisi lain,gesekan itu itu masih terus berlanjut. Lihat,ada Korut,Iran dan RRC disisi lainnya,ada Korsel, Jepang,Taiwan,dan AS.Yang bukan tiodak mungkin,jika tidak terkontrol ketat akan terjadi gesekan besar dan terbuka, yang akhirnya melibatkan antar negara itu serta penggunaan kekuatan militer termasuk penggunaan senjata nuklir itu,yang tentu dampaknya bisa dibayangkan bagi kehidupan suatu bangsa secara keseluruhan,bukan sebatas konfrlik diantara negara yang sedang berlomba dg tekhnology tinggi itu dan pergesekan kepentingan dan politik internasionalnya. Jadi,perlu pencegahan yang kuat agar jangan sampai terjadi penyalahgunaan tekhnology tinggi itu,atau dikuasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.


oleh: doni dari: palembang
12.02.2013 11:21
terus kutukan dari indonesia mana?

 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya