Selasa, 18 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 20:39

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

Penyalahgunaan Obat di Kalangan Ibu Hamil Meningkat di AS

Menurut hasil penelitian, penyalahgunaan obat-obatan resep yang dilakukan oleh perempuan hamil dan menyusui di Amerika terus meningkat.

Ibu-ibu hamil di AS makin banyak menyalahgunakan obat-obatan, khususnya obat penghilang rasa sakit, yang berdampak negatif bagi bayi (foto: dok).
Ibu-ibu hamil di AS makin banyak menyalahgunakan obat-obatan, khususnya obat penghilang rasa sakit, yang berdampak negatif bagi bayi (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Di ruang melahirkan di seluruh Amerika, para dokter melihat lebih  banyak ibu yang kecanduan pada obat-obatan resep penghilang rasa sakit.
 
Peningkatan ini begitu besar sehingga Dr. Stephen Patrick di Universitas Michigan memutuskan untuk mengkaji-ulang catatan rumah sakit untuk mengetahui seberapa serius masalah tersebut.  Ia terdorong oleh pengalamannya sendiri.
 
Dr Patrick memaparkan, “Apa yang kami temukan adalah – dari tahun 2000 hingga 2009 – jumlah bayi yang menunjukkan gejala gangguan emosional akibat obat-obatan meningkat hingga tiga kali lipat… Selain itu kami mendapati bahwa jumlah ibu yang menggunakan obat-obatan penghilang rasa sakit ketika melahirkan naik menjadi lima kali lipat.”
 
Pusat Pencegahan dan Pengawasan Penyakit Amerika menyebut penyalahgunaan obat-obatan resep sebagai masalah obat-obatan yang berkembang paling pesat di Amerika. Obat-obatan yang umum disalahgunakan adalah obat-obatan resep penghilang rasa sakit seperti oxycodone. Demikian pula obat-obatan ilegal seperti heroin.
 
Dr. Stephen Patrick mengatakan bahwa bayi yang lahir dengan obat-obatan ini di dalam tubuh mereka tinggal lebih lama di rumah sakit dan mengeluarkan biaya lebih banyak sewaktu mereka mengalami drug withdrawal atau gejala gangguan emosional akibat penyalahgunaan obat-obatan penghilang rasa sakit yang dikenal sebagai neonatal-abstinence-syndrome
 
“Gejala-gejala umum yang ditunjukkan bayi setelah mereka dilahirkan adalah sifat lekas marah, kesulitan menyusu dan kesulitan bernafas. Kami juga tahu bahwa bayi-bayi yang memiliki neonatal-abstinence-syndrome seringkali lahir dengan berat badan rendah,” papar Dr. Patrick lagi.
 
Yang belum diketahui adalah apakah bayi-bayi ini akan menderita gangguan kesehatan jangka panjang. Masalah lain adalah bayi-bayi ini memerlukan obat-obatan penghilang rasa sakit yang sama – seperti methadone – sampai kadar obat-obatan itu dikurangi. Karena bayi-bayi ini begitu kecil, bahaya utamanya adalah kematian akibat kelebihan obat.  Juga ketika perempuan hamil menggunakan obat-obatan penghilang rasa sakit, mereka meningkatkan kemungkinan melahirkan bayi yang sudah meninggal.
 
Dr. Stephen Patrick menyebut situasi ini sebagai kondisi kesehatan umum darurat yang membutuhkan perhatian pemerintah pada semua tingkat serta para peneliti.  Para ahli mengatakan cara terbaik adalah meminta para ibu untuk tidak menggunakan obat penghilang rasa sakit ketika mereka hamil. 
 
Laporan ini diterbitkan di Jurnal Asosiasi Medis Amerika.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya