Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 18:49

Berita / Dunia / Timur Tengah

Pemerintah Yaman Didesak Selidiki Pelanggaran HAM

Human Rights Watch (HRW) mendesak pemerintah Yaman agar menindak pelanggaran HAM yang diduga terjadi sejak pemberontakan pada 2011.

Warga kota Jaar di Yaman melintasi puing-puing bangunan yang terkena serangan udara kelompok militan terkait al-Qaida (1/2). (Reuters/Khaled Abdullah)
Warga kota Jaar di Yaman melintasi puing-puing bangunan yang terkena serangan udara kelompok militan terkait al-Qaida (1/2). (Reuters/Khaled Abdullah)
UKURAN HURUF - +
Organisasi hak asasi manusia Human Rights Watch (HRW) hari Sabtu mengatakan Presiden Yaman Abed Rabbo Mansour Hadi belum memenuhi janji membentuk komisi untuk menyelidiki kejahatan HAM. Organisasi tersebut juga mendesak pemerintah Yaman agar menyelidiki kematian setidaknya empat demonstran yang tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan di kota Aden beberapa hari lalu.


Menurut pejabat HRW, meski ada perbaikan nyata di Yaman, terjadi pelanggaran baru HAM. Kepentingan tersembunyi semua pihak dikabarkan telah menghalangi upaya menghukum orang-orang yang bertanggungjawab.


Tahun 2011, terjadi protes meluas di Yaman menentang pemerintahan Presiden Ali Abdullah Saleh ketika itu, menewaskan ratusan orang.


Dalam kesepakatan pengalihan kekuasaan yang didukung Amerika dan negara-negara Teluk Persia, Presiden Saleh setuju mundur dengan imbalan kekebalan dari penuntutan. Ia digantikan Presiden Hadi setahun lalu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya