Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 01:07

Berita / Dunia / Timur Tengah

Pemerintah Yaman Didesak Selidiki Pelanggaran HAM

Human Rights Watch (HRW) mendesak pemerintah Yaman agar menindak pelanggaran HAM yang diduga terjadi sejak pemberontakan pada 2011.

Warga kota Jaar di Yaman melintasi puing-puing bangunan yang terkena serangan udara kelompok militan terkait al-Qaida (1/2). (Reuters/Khaled Abdullah)
Warga kota Jaar di Yaman melintasi puing-puing bangunan yang terkena serangan udara kelompok militan terkait al-Qaida (1/2). (Reuters/Khaled Abdullah)
UKURAN HURUF - +
Organisasi hak asasi manusia Human Rights Watch (HRW) hari Sabtu mengatakan Presiden Yaman Abed Rabbo Mansour Hadi belum memenuhi janji membentuk komisi untuk menyelidiki kejahatan HAM. Organisasi tersebut juga mendesak pemerintah Yaman agar menyelidiki kematian setidaknya empat demonstran yang tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan di kota Aden beberapa hari lalu.


Menurut pejabat HRW, meski ada perbaikan nyata di Yaman, terjadi pelanggaran baru HAM. Kepentingan tersembunyi semua pihak dikabarkan telah menghalangi upaya menghukum orang-orang yang bertanggungjawab.


Tahun 2011, terjadi protes meluas di Yaman menentang pemerintahan Presiden Ali Abdullah Saleh ketika itu, menewaskan ratusan orang.


Dalam kesepakatan pengalihan kekuasaan yang didukung Amerika dan negara-negara Teluk Persia, Presiden Saleh setuju mundur dengan imbalan kekebalan dari penuntutan. Ia digantikan Presiden Hadi setahun lalu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya