Rabu, 25 Mei 2016 Waktu: 18:03

    Berita / Dunia

    PBB: Persetujuan Penjaga Perdamaian di Kongo Siap Ditandatangani

    Pimpinan penjaga perdamaian PBB Herve Ladsous mengatakan persetujuan yang tertunda untuk menempatkan brigade intervensi PBB di Republik Demokrasi Kongo sekarang sudah siap untuk ditandatangani.

    Misi MONUSCO yang ditempatkan PBB untuk menjaga perdamaian di kawasan Republik Demokrasi Kongo (Foto: dok).
    Misi MONUSCO yang ditempatkan PBB untuk menjaga perdamaian di kawasan Republik Demokrasi Kongo (Foto: dok).
    Ladsous mengatakan persetujuan itu akan ditandatangani dalam minggu-minggu mendatang, tetapi tidak memberi keterangan lebih jauh.

    Para pejabat dari delapan negara Afrika seharusnya sudah menandatangani persetujuan itu dalam pertemuan puncak Uni Afrika tanggal 28 Januari yang lalu di Addis Ababa.  Tetapi, mereka tidak bersedia karena belum adanya kepastian mengenai siapa yang akan menjadi panglima brigade itu.

    Berdasarkan persetujuan yang diperantarai PBB itu, brigade intervensi akan dikirim ke bagian timur Republik Demokrasi Kongo untuk menetralkan milisi bersenjata. Helikopter-helikopter dan pesawat tak berawak akan digunakan sebagai pendukung.

    Ladsous mengatakan brigade itu akan beroperasi di bawah mandat misi MONUSCO yang ditempatkan di daerah lain Republik Demokrasi Kongo.

    Kekerasan terus terjadi di Republik Demokrasi Kongo tahun lalu walaupun  adanya persetujuan perdamaian 2009 yang mencakup penggabungan pemberontak Kongo ke dalam tentara reguler.

    Lihat Juga

    Tim Mahasiswa UGM Kembangkan Aplikasi Pemetaan Dampak Gempa Bumi

    Aplikasi bernama Seismo Sense ini mampu mengkoordinasikan laporan masyarakat secara cepat dan lebih akurat untuk penanganan dampak gempa bumi yang lebih baik. Selengkapnya

    Penguasa Arab Saudi Beradaptasi dengan Era Media Sosial

    Penguasa Al Saud telah mulai mencoba membentuk debat daring dengan kampanye-kampanye media yang dikelola dengan sangat hati-hati. Selengkapnya

    HRW Desak Pemerintah Libatkan Ahli Forensik untuk Gali Kuburan Massal

    Tanpa ahli forensik, penggalian dapat menghancurkan bukti penting dan akan membuat identifikasi mayat sangat rumit, menurut Human Rights Watch. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami