Jumat, 19 September 2014 Waktu UTC: 15:51

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Miliuner Tiongkok Jual Udara Bersih Kalengan

Polusi udara yang parah di Tiongkok membuat seorang multimiliuner meluncurkan kampanye setengah bercanda dengan menjual udara bersih kalengan.

Multimiliuner Tiongkok, Chen Guangbiao (kanan) memberikan udara bersih kalengan pada seorang pria yang memakai masker udara karena polusi yang parah di Beijing (30/1). (Reuters/Barry Huang)
Multimiliuner Tiongkok, Chen Guangbiao (kanan) memberikan udara bersih kalengan pada seorang pria yang memakai masker udara karena polusi yang parah di Beijing (30/1). (Reuters/Barry Huang)
Chen Guangbiao, yang menjadi makmur karena bisnis daur ulang dan dikenal sebagai dermawan, pada Rabu (30/1) membagikan kaleng-kaleng udara seukuran minuman soda di Beijing, yang katanya diambil dari daerah terpencil yang masih asri di Tiongkok, seperti Xinjiang di barat laut Taiwan, pantai tenggara.

“Saya ingin memberitahu para walikota, kepala daerah dan pemimpin-pemimpin perusahaan besar supaya tidak hanya mengejar pertumbuhan PDB dan tidak mengejar keuntungan besar dengan mengorbankan anak cucu serta lingkungan ekologi,” ujar Chen.

Kualitas udara di Tiongkok berfluktuasi secara dramatis dari hari ke hari namun pada beberapa minggu terakhir mencapai tingkat yang sangat tidak sehat.

Polusi udara memiliki ukuran PM2,5, atau partikel-partikel dengan diameter 2,5 mikrometer, yang diserap oleh paru-paru dan dapat menyebabkan penyakit jantung dan paru-paru. Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) merekomendasikan tingkat PM2,5 sebesar 20 dan mengatakan bahwa angka yang melewati 300 adalah membahayakan kesehatan.

Kualitas udara Beijing sering melewati angka 500, dan pada 12 Januari mencapai 755, atau rekor tertinggi.

“Saya pergi keluar, berjalan selama 20 menit, dan tenggorokan saya sakit dan saya merasa pusing,” ujar Chen.

Ia membagikan kaleng-kaleng berwarna hijau dan oranye bertuliskan “Udara Segar,” dengan karikatur dirinya yang mengatakan, ”Chen Guangbiao adalah pria baik".

“Jadilah orang baik, miliki hati yang baik dan berbuatlah hal-hal yang baik,” tulis pesan di bawah setiap kaleng.

Pengusaha berusia 44 tahun itu, yang kekayaannya diperkirakan mencapai US$740 juta menurut daftar orang-orang terkaya Tiongkok yang diterbitkan Hurun, merupakan orang yang sangat pandai mempromosikan diri.

Ia adalah semacam selebritis di Tiongkok, dengan lebih dari empat juta pengikut di Sina Weibo, atau Twitter versi lokal.

Ia mengatakan kaleng udara bersih itu hanya permainan, tapi juga salah satu cara untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan. Kampanyenya menciptakan kebingungan tapi mengundang tepuk tangan dari media dan orang-orang yang frustrasi dengan polusi udara.

“Udara di Beijing betul-betul harus diperbaiki, jadi kita memerlukan orang baik sepertinya untuk muncul,” ujar seorang warga bernama Hu, 21. “Itu mengingatkan orang untuk menggunakan bahan bakar yang lebih rendah dan melakukan apa yang mereka bisa untuk memperbaiki udara.”

Udara kalengan itu beredar gratis pada Rabu, tapi biasanya dijual dengan harga 5 yuan (sekitar Rp 7.000) dan hasil penjualan disumbangkan ke orang miskin. Penjualannya sedang-sedang saja, ujar Chen, naik setelah hari-hari polusi terburuk, dengan delapan juta kaleng terjual pada 10 terakhir. (Reuters)
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Mas Damar dari: Wonosobo
01.02.2013 13:40
Wooow harga Rp.7000 X 8 juta kaleng per sepuluh hari?
satu bulan dapet berapa ya? hehehe

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook