Minggu, 23 Nopember 2014 Waktu UTC: 03:27

Berita / Dunia / Eropa

Meteor yang Jatuh di Rusia Lukai Sedikitnya 1.200 Orang

Para pejabat Rusia mengatakan sebuah meteor yang jatuh di wilayah Chelyabinsk, dekat Pegunungan Ural, memicu ledakan-ledakan yang melukai sedikitnya 1.200 orang.

Meteor yang jatuh di Chelyabinsk, Rusia mengakibatkan sebuah lobang besar di Danau Chebarkul yang sedang membeku, Jumat (15/2).
Meteor yang jatuh di Chelyabinsk, Rusia mengakibatkan sebuah lobang besar di Danau Chebarkul yang sedang membeku, Jumat (15/2).
Jessica Golloher
Para saksi mata menggambarkan benda-benda yang terlihat seperti batu-batu terbakar berjatuhan dari langit di wilayah sepanjang ratusan kilometer, dan meninggalkan jejak awan putih panjang di belakangnya.

Suara dentuman dan guncangan setelah jatuhnya meteor itu Jumat pagi memecahkan kaca-kaca jendela dan membunyikan alarm mobil.

Kementerian Penanggulangan Bencana Rusia mengatakan meteor itu meledak di atas wilayah yang jarang penduduknya di timur Pegunungan Ural dan menyatakan bahwa radiasi di tempat-tempat jatuhnya sisa-sisa meteor itu dalam batas normal.

Ratusan orang masuk rumah sakit karena luka-luka ringan akibat puing-puing, kebanyakan kaca, yang beterbangan.

Vladimir Basmannikov, dokter bedah di rumah sakit kota Chelyabinsk, mengatakan luka-luka yang diderita oleh banyak orang terutama akibat jendela dan bingkai jendela yang hancur dan beterbangan. Basmannikov mengatakan rumah sakit tempatnya bekerja telah mengobati 60 atau 70 orang, tetapi ada lebih lagi yang harus dirawat.

Kilatan meteror yang menuju wilayah Chelyabinsk, Rusia diambil dari Kostanai, Kazakhstan (15/2).Kilatan meteror yang menuju wilayah Chelyabinsk, Rusia diambil dari Kostanai, Kazakhstan (15/2).
x
Kilatan meteror yang menuju wilayah Chelyabinsk, Rusia diambil dari Kostanai, Kazakhstan (15/2).
Kilatan meteror yang menuju wilayah Chelyabinsk, Rusia diambil dari Kostanai, Kazakhstan (15/2).
Sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa, tetapi sedikitnya empat orang terdaftar dalam kondisi kritis.

Para ilmuwan mengatakan meteor yang jatuh sedemikian eksplosif sebenarnya langka terjadi. Sebuah meteor besar diyakini menghancurkan kawasan hutan seluas lebih dari dua ribu kilometer persegi di Siberia pada tahun 1908.

Presiden Rusia Vladimir Putin, yang akan menjadi tuan rumah bagi para pejabat Kementerian Keuangan dari Kelompok 20 negara di Moskow, telah diberi laporan mengenai insiden di Chelyabinsk itu, demikian pula Perdana Menteri Dmitry Medvedev.

Ribuan personil SAR dan tiga pesawat telah dikirim ke daerah itu untuk membantu menangani pembersihan dan meneliti kerusakan.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: lucky dwi putra dari: bekasi
19.02.2013 05:23
bagaimana bisa meterorit yang jatuh kemarin di bumi tidak bisa di antisipasikan oleh tehnologi canggih ? nanti ada kabar dari NASA bahwa ada meteorit sebesar setengah lapangan sepak bola akan jatuh di bumi apakah itu benar atau tidak ?


oleh: wiwik tjtur dari: semarang
17.02.2013 01:42
Nasa / Expert laboratorium quickly - quickly check the meteor, perhaps from distant galaxies


oleh: Iskandar dari: Yogyakarta
16.02.2013 21:36
Kecanggihan teknologi ternyata masih kalah dengan kekuatan alam, dgn bukti tak terdeteksinya kemunculan si meteor....apa daya kita manusia biasa....maka jauhilah kesombongan....betapa kerdilnya kita.........


oleh: Tasliatul Fuad dari: Bukittinggi
16.02.2013 10:34
Thank God .... God is still love in humans, God dropped a meteor away from the crowd and away from the city center. Thank you O God.


oleh: Tasliatul Fuad dari: Indonesia
16.02.2013 10:25
Alhamdulillah ... Allah masih sayang pada manusia... karna meteor di jatuhkan di tempat yang jarang penduduknya.


oleh: NN dari: smg
16.02.2013 09:46
kuasa ILLAHI

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook