Senin, 01 September 2014 Waktu UTC: 13:39

Berita / AS

Menlu AS: Tak Sulit Jika Iran Ingin Buktikan Nuklirnya Bertujuan Damai

Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan jika program nuklir Iran bertujuan damai, seharusnya tidak sulit bagi negara itu untuk membuktikannya.

Menlu AS John Kerry (kanan) dan Sekjen PBB Ban Ki-moon dalam konferensi pers di Washington, Kamis (14/2).
Menlu AS John Kerry (kanan) dan Sekjen PBB Ban Ki-moon dalam konferensi pers di Washington, Kamis (14/2).
Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan kepada para wartawan hari Kamis (14/2) bahwa pembicaraan nuklir dengan Iran akhir bulan ini dapat membuat kemajuan hanya jika Iran berniat memberi “tawaran nyata dan terlibat dalam dialog yang nyata.”

Ia mengatakan Iran berkewajiban membuktikan mereka terbuka bagi penyelesaian diplomatik.

Kerry berbicara di Washington sebelum pertemuan resmi pertamanya dengan Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-moon.

Amerika dan banyak sekutunya curiga Iran hendak membangun bom nuklir. Iran berkeras program nuklirnya benar-benar untuk tujuan sipil yang damai.

Inspektur utama nuklir PBB Herman Nackaerts hari Kamis mengakhiri kunjungan ke Iran tanpa kesepakatan bagi inspeksi baru terhadap fasilitas-fasilitas nuklir Iran. Ia tidak memberi rincian mengenai pembicaraannya dengan Iran.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: joprano dari: kaltim
05.03.2013 16:30
Negara-negara Barat takut negara Iran menjadi negara Maju Islam yang dapat menjual produk2 senjata militer, minyak mentah ke negara2 yang kontra dengan negara Barat. Negara Iran merupakan negara yang tidak mudah digoyang pihak2 Barat dari segi politik dan ekonomi di negara Arab. Pihak2 Barat akan berusaha terus untuk menekan negara Iran agar tunduk dan patuh pada kebijakan2 dari pihak Negara2 Barat, mungkin jalan terakhir melalui perang.


oleh: Haydar Yahya dari: Jakarta, Indonesia
20.02.2013 13:38
Sikap paranoid berlebihan AS dan sekutu baratnya terhadap Republik Islam Iran, pada dasarnya adalah melecehkan bangsa-bangsa muslim yang dianggapnya tidak layak menguasai teknology nuklir. Sementara Israel yang nyata-nyata memiliki senjata nuklir, AS justru mendukung tanpa reserve meski setiap hari Israel melakukan pembunuhan anak-anak manusia bangsa Palestina. Saya percaya China, Iran, Rusia nantinya akan berperan menjaga perdamaian dunia. Menjaga agar dunia terhindar dari kebrutalan AS dan Israel yang ma'af primitif.


oleh: anwari dari: jl. trunoj 40 jember
16.02.2013 13:22
1. Iran adalah representasi dari negara Islam kritis dan progressif
2. Ia tampil menjadi negara kuat, baik ekonomi maupun pertahanan, untuk menjawab kondisi ketidak adilan dan perlakuan tidak berimbang oleh negara -negara besar(barat) yang menjadi promotor berdirinya Israel,
3. Jika terus begini, akan bermunculan negara-negara lain seperti Iran dalam hal penguasaan nuclear.

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook