Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 15:55

Berita / AS

Mayoritas Warga AS Dukung Pemeriksaan Pemilik Senjata Api

Sebuah jajak pendapat Universitas Quinnipiac mengindikasikan, 92 persen responden mendukung pemeriksaan latar belakang semua pembeli senjata api.

Warga AS melakukan unjuk rasa di Washington mendukung aturan soal pengawasan senjata api yang lebih ketat (26/1).
Warga AS melakukan unjuk rasa di Washington mendukung aturan soal pengawasan senjata api yang lebih ketat (26/1).
UKURAN HURUF - +
Sebuah jajak pendapat baru mengatakan rakyat Amerika secara meyakinkan mendukung pemeriksaan latar belakang semua pembeli senjata api.

Jajak pendapat Universitas Quinnipiac mengindikasikan, 92 persen responden mendukung pemeriksaan itu dan 56 persen menginginkan pemberlakuan larangan penjualan senjata api serbu dan magasin dengan kapasitas lebih dari 10 peluru.

Empat puluh enam persen warga yang disurvei mengatakan Asosiasi Senjata Nasional (NRA) sebaiknya mengkaji kembali pandangan mereka mengenai senjata, sementara 43 persen meminta Presiden Barack Obama yang mengkaji kembali pandangannya.

Sebagai tanggapan terhadap tragedi penembakan di Newtown, Connecticut, yang menewaskan 26 orang, Presiden Obama mengumumkan serangkaian usulan pengawasan senjata api, yang banyak di antaranya ditentang NRA.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya