Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 09:42

Berita / AS

Laporan: Penegakan Imigrasi Merupakan Prioritas AS Melawan Kejahatan

Sebuah laporan baru menunjukkan penegakan imigrasi merupakan prioritas utama pemerintah Amerika dalam melawan kejahatan, dengan pendanaan hampir mencapai $18 miliar.

Suasana di depan kantor Imigrasi dan Kewarganegaraan Amerika di New York, Amerika (Foto: dok). Penegakan imigrasi merupakan prioritas utama pemerintah Amerika dalam melawan kejahatan, dengan pendanaan hampir mencapai $18 miliar.
Suasana di depan kantor Imigrasi dan Kewarganegaraan Amerika di New York, Amerika (Foto: dok). Penegakan imigrasi merupakan prioritas utama pemerintah Amerika dalam melawan kejahatan, dengan pendanaan hampir mencapai $18 miliar.
UKURAN HURUF - +
Sebuah laporan baru menunjukkan penegakan imigrasi merupakan prioritas utama pemerintah Amerika dalam melawan kejahatan, ditandai oleh pergeseran pendanaan selama dua dekade yang telah menempatkan lebih banyak staf, peralatan dan kemampuan skrining untuk melindungi perbatasan negara.



Laporan Migration Policy Institute, yang berbasis di Washington ini, muncul di tengah reformasi baru-baru ini oleh Gedung Putih yang melonggarkan kebijakan untuk sebagian imigran ilegal dan kritik dari anggota parlemen Republik yang ingin fokus lebih besar pada upaya penegakan hukum.



Laporan ini mencatat bahwa pendanaan tahun lalu untuk lembaga penegak imigrasi mencapai hampir $18 miliar, lebih tinggi $3 miliar dari anggaran gabungan semua instansi penegak hukum utama lain.

Angka $18 miliar itu termasuk anggaran Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika, yang memiliki beberapa fungsi yang tidak berhubungan dengan imigrasi, seperti memeriksa kargo di pelabuhan AS.



Namun pada tahun 1986, pengeluaran untuk lembaga lainnya beberapa kali lebih tinggi daripada badan penegakan imigrasi. Pada tahun yang sama, anggota parlemen memberlakukan UU reformasi imigrasi yang mencakup amnesti bagi sekitar tiga juta imigran gelap.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Kebijakan Drone - Liputan Berita VOA

Presiden Amerika Barack Obama memaparkan stategi pemerintahannya menanggulangi ancaman terorisme internasional. Isu utama yang dijabarkan dalam pidato ini adalah penggunaan pesawat tidak berawak atau drone yang masih menurut analis berandil mencegah aksi terorisme meski juga dikritik banyak pihak. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya