Rabu, 25 Mei 2016 Waktu: 08:22

    Berita / AS

    Kepemilikan Senjata Api akan Jadi Perdebatan Sengit di Kongres AS

    Presiden Obama akan mengajukan proposal mengenai kepemilikan senjata api yang baru ke Kongres selagi masa jabatan keduanya dimulai hari Minggu.

    Warga AS membeli senjata api di sebuah toko di Phoenix, Arizona (foto: dok). Kongres AS bersiap menghadapi perdebatan sengit soal kepemilikan senjata api.
    Warga AS membeli senjata api di sebuah toko di Phoenix, Arizona (foto: dok). Kongres AS bersiap menghadapi perdebatan sengit soal kepemilikan senjata api.
    Amerika bersiap-siap menghadapi perdebatan sengit mengenai kepemilikan senjata api, setelah penembakan membabi-buta bulan Desember yang mengakibatkan 20 anak-anak dan enam orang dewasa tewas dalam pembantaian di sebuah sekolah.

    Wakil Presiden Joe Biden siap mengungkap berbagai proposalnya hari Selasa untuk mengekang serangan-seranganan terlalu sering semacam itu di Amerika, kemungkinan mencakup upaya yang diperbarui untuk melarang penjualan senjata api jenis serbu.

    Tetapi seorang ketua kunci pembela hak kepemilikan senjata, David Keene dari National Rifle Association (NRA), memberitahu CNN hari Minggu bahwa menurutnya tidak akan cukup suara di Kongres untuk memberlakukan kembali larangan semacam itu, terakhir kadaluwarsa di Amerika tahun 2004.

    Presiden Barack Obama mengatakan ia menghendaki proposal kepemilikan senjata api yang baru untuk disampaikan ke Kongres selagi masa jabatan keduanya dimulai hari Minggu.

    Rakyat Amerika merasa ngeri ketika seorang pelaku menembak mati anak-anak dan beberapa anggota staf di sebuah sekolah dasar di Connecticut tanggal 14 Desember.

    Presiden Obama mengatakan adalah penting untuk bertindak cepat mengenai langkah-langkah baru bagi pengawasan senjata api sebelum bangsa melupakan serangan itu. Wapres Biden juga akan mengusulkan pemeriksaan latar belakang lebih ketat bagi para pembeli senjata dan membatasi ukuran magazin peluru.

    Lihat Juga

    Pembentukan Kantor Pertahanan di Setiap Daerah Dinilai Tidak Perlu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Imparsial menilai pembentukan kantor pertahanan di 34 provinsi sebagaimana digagas Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudi dinilai tidak perlu. Selengkapnya

    Popularitas Bernie Sanders Melonjak dalam Jajak Pendapat

    Dalam kurun waktu satu tahun, tingkat popularitas kandidat Capres Partai Demokrat, Bernie Sanders dalam jajak pendapat meningkat dari 40 poin di bawah, menjadi hampir setara dengan Hillary Clinton. Selengkapnya

    Obama Bahas Isu HAM dan Pembangunan Ekonomi di Vietnam

    Presiden Amerika Barack Obama hari Selasa (24/5) melanjutkan lawatannya di Vietnam, menyinggung dua tema, yaitu pembangunan ekonomi dan HAM, dan mengatakan keduanya kerap saling berhubungan. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami