Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 01:23

Berita / AS

Kepemilikan Senjata Api akan Jadi Perdebatan Sengit di Kongres AS

Presiden Obama akan mengajukan proposal mengenai kepemilikan senjata api yang baru ke Kongres selagi masa jabatan keduanya dimulai hari Minggu.

Warga AS membeli senjata api di sebuah toko di Phoenix, Arizona (foto: dok). Kongres AS bersiap menghadapi perdebatan sengit soal kepemilikan senjata api.
Warga AS membeli senjata api di sebuah toko di Phoenix, Arizona (foto: dok). Kongres AS bersiap menghadapi perdebatan sengit soal kepemilikan senjata api.
UKURAN HURUF - +
Amerika bersiap-siap menghadapi perdebatan sengit mengenai kepemilikan senjata api, setelah penembakan membabi-buta bulan Desember yang mengakibatkan 20 anak-anak dan enam orang dewasa tewas dalam pembantaian di sebuah sekolah.

Wakil Presiden Joe Biden siap mengungkap berbagai proposalnya hari Selasa untuk mengekang serangan-seranganan terlalu sering semacam itu di Amerika, kemungkinan mencakup upaya yang diperbarui untuk melarang penjualan senjata api jenis serbu.

Tetapi seorang ketua kunci pembela hak kepemilikan senjata, David Keene dari National Rifle Association (NRA), memberitahu CNN hari Minggu bahwa menurutnya tidak akan cukup suara di Kongres untuk memberlakukan kembali larangan semacam itu, terakhir kadaluwarsa di Amerika tahun 2004.

Presiden Barack Obama mengatakan ia menghendaki proposal kepemilikan senjata api yang baru untuk disampaikan ke Kongres selagi masa jabatan keduanya dimulai hari Minggu.

Rakyat Amerika merasa ngeri ketika seorang pelaku menembak mati anak-anak dan beberapa anggota staf di sebuah sekolah dasar di Connecticut tanggal 14 Desember.

Presiden Obama mengatakan adalah penting untuk bertindak cepat mengenai langkah-langkah baru bagi pengawasan senjata api sebelum bangsa melupakan serangan itu. Wapres Biden juga akan mengusulkan pemeriksaan latar belakang lebih ketat bagi para pembeli senjata dan membatasi ukuran magazin peluru.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya