Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 13:28

Berita / Dunia / Timur Tengah

Iran Tolak Pembicaraan Nuklir Langsung dengan AS

Pemimpin Agung Iran telah menolak pembicaraan langsung mengenai program nuklirnya dengan Amerika dan mengatakan bahwa perundingan itu tidak akan menyelesaikan apapun.

Pemimpin Agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei menolak pembicaraan langsung dengan Amerika terkait nuklir (Foto: dok).
Pemimpin Agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei menolak pembicaraan langsung dengan Amerika terkait nuklir (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Ayatulah Ali Khamenei mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diunggah di situsnya, Kamis (7/2), bahwa Amerika ingin berbicara sementara mengancam Iran dan bahwa negaranya tidak akan terintimidasi.

Wakil Presiden Amerika Joe Biden mengatakan dalam konperensi keamanan, Sabtu (2/2), di Munich, Jerman, bahwa Amerika terbuka akan kemungkinan dialog langsung dengan Iran jika negara itu serius dalam perundingan.

Pesan pemimpin agung itu muncul satu hari setelah sanksi Amerika yang menarget industri minyak Iran mulai berlaku. Gedung Putih telah berjanji akan terus menekan Iran selama negara itu berusaha mengembangkan senjata nuklir dan melanggar HAM.

Beberapa negara Barat, termasuk Amerika, yakin Iran diam-diam berusaha mengembangkan senjata nuklir. Iran mengatakan program nuklirnya untuk tujuan damai.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Ofensif Militer Suriah sebagai Alat Negosiasi - Liputan Berita VOA

Amerika Serikat terus mendesak perwakilan pemerintah dan oposisi Suriah untuk bertemu di Jenewa pada Juni mendatang guna mengakhiri perang saudara yang telah dua tahun lebih berkecamuk. Konflik antara kedua pihak diperkirakan telah menewaskan setidaknya delapan puluh ribu warga Suriah dan mengancam stabilitas negara-negara tetangga seperti Lebanon dan Yordania. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Tanda bertuliskan "Tuhan Memberkati Moore" dipasang di gedung teater Warren di Moore, Oklahoma, saat para pekerja memperbaiki bangunan yang rusak karena tornado itu (22/5). (Reuters/Adrees Latif)
  • Bendera Amerika terkulai di jendela yang hancur di rumah keluarga Wayne Osmus di Moore, Oklahoma. Keluarga Osmus bersembunyi di lemari Senin (20/5) setelah angin membuat mereka tidak dapat masuk ke tempat perlindungan badai. (AP/Allen Breed)
  • Charles Taber membuka bungker yang baru dibangun dua minggu lalu, yang menyelamatkan nyawanya dari tornado di Oklahoma City. (Reuters/Rick Wilking)
  • Pegawai perusahaan asuransi Farmers Insurance, Paul Gaipo, melihat mobil-mobil yang rusak karena tornado di sebuah mal yang hancur di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Tim pencarian dan penyelamatan dari Tennessee melakukan pencarian di Moore, Oklahoma (22/5).(AP/Charlie Riedel)
  • Susan Kates menyelamatkan barang-barang dari rumah temannya yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (AP/Charlie Riedel)
  • Claudia Clark membersihkan tempat pemakaman di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Sisa kamar tidur dari rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (Reuters/Rick Wilking)
  • Rumah-rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma, dilihat dari udara (21/5). (AP/Tony Guiterrez)
Galeri Foto

Galeri Foto Oklahoma Mulai Pemulihan Pasca Bencana

Moore di pinggiran Oklahoma City, negara bagian Oklahoma, memulai tugas berat pemulihan pasca tornado dahsyat yang menyapu kota itu pada 20 Mei.
Lainnya