Kamis, 24 April 2014 Waktu UTC: 03:14

Berita / Iptek / Teknologi

Ilmuwan Bahas Kemungkinan Penambangan di Antariksa

Para ilmuwan berpendapat mereka pada akhirnya akan bisa mengatasi biaya besar dan kesulitan teknis untuk menggali mineral di asteroid, dan bahkan di bulan atau Mars.

Menurut para ilmuwan yang bertemu di Sydney, yang ingin mengeksplorasi antariksa untuk memperoleh sumber-sumber kekayaan baru, asteroid bisa menghasilkan platinum dan berlian, sedangkan bulan mengandung mineral langka yang dapat digunakan untuk membuat komputer, rudal dan turbin angin, karena ketersediannya semakin menipis di Bumi (foto: dok).
Menurut para ilmuwan yang bertemu di Sydney, yang ingin mengeksplorasi antariksa untuk memperoleh sumber-sumber kekayaan baru, asteroid bisa menghasilkan platinum dan berlian, sedangkan bulan mengandung mineral langka yang dapat digunakan untuk membuat komputer, rudal dan turbin angin, karena ketersediannya semakin menipis di Bumi (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Phil Mercer
— Mungkinkah pertambangan pada masa mendatang bisa dilakukan di luar dunia ini? Itu adalah pertanyaan yang diajukan para ilmuwan yang bertemu di Sydney, yang ingin mengeksplorasi antariksa untuk memperoleh sumber-sumber kekayaan baru. Asteroid bisa menghasilkan platinum dan berlian, sedangkan bulan mengandung mineral langka yang dapat digunakan untuk membuat komputer, rudal dan turbin angin, karena ketersediannya semakin menipis di Bumi.

Visi-visi yang berani ini memang tidak ekonomis untuk sekarang ini, namun para peneliti yakin penambangan di bulan yang dikendalikan dari bumi dapat terlaksana dalam satu dasawarsa lagi. Pada masa depan, para akademisi lainnya mengatakan bahwa Mars juga dapat dimanfaatkan untuk mencari bahan-bahan mineral berharga.

Gordon Roesler, pakar robotika antariksa di Universitas New South Wales, mengatakan upaya untuk menggali harta karun ini telah dimulai. "Ada dua perusahaan yang baru saja memulainya, satu di Amerika dan satu di Inggris, dan keduanya mengatakan 'Kami akan menambang di asteroid'. Kita telah membicarakan hal ini selama beberapa dasawarsa, tetapi kenapa perusahaan-perusahaan ini memulainya sekarang dengan dukungan para milyarder? Mengapa mereka melakukannya? Saya pikir itu karena kemajuan dalam robotika, paparnya.”

Roesler mengatakan potensi robot ditunjukkan oleh kemampuan mereka di pabrik-pabrik, dalam eksplorasi bawah laut serta di Mars, di mana kendaraan Curiosity milik NASA baru-baru ini mengebor Planet Merah itu untuk pertama kalinya. "Dua puluh tahun lalu, kita belum bisa membayangkan bahwa itu bisa dilakukan. Sekarang itu sudah terwujud, jadi perusahaan-perusahaan ini mengatakan 'baik, kita akan menyusun rencana jangka panjang'," paparnya lagi.

René Fradet, Wakil Direktur Direktorat Teknik dan Sains di Jet Propulsion Laboratory Amerika, adalah salah seorang pembicara dalam konferensi di Universitas New South Wales itu. Dia mengatakan keberhasilan pesawat Curiousity di Mars akan mendorong eksplorasi ruang angkasa.

Sama halnya dengan mengeksplorasi mineral langka, pertambangan di antariksa juga bisa menjadi langkah pertama untuk mendirikan koloni di ruang angkasa, di mana air yang diperoleh dari asteroid, bulan atau Mars dapat menjadi bahan bakar pesawat antariksa dan menghidupi koloni manusia.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Arwin dari: Indonesia
22.02.2013 10:14
Kalau proyek ini sukses,barang yang di hasilkan dari mineral sangat langka ini dapat menghasilkan tehnologi yang lebih super canggih dan tentu lebih super mahal maahal.

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Perlukah Dapil Luar Negeri? - Liputan Berita VOA 24 April 2014i
X
Yuni Salim
23.04.2014
Tahun lalu muncul wacana pembentukan daerah pilihan luar negeri, wacana ini dinilai sebagai cara untuk meningkatkan keikut sertaan warga dalam pemilu legislatif, apa pendapat warga Indonesia di Washington DC? Ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video

Video Perlukah Dapil Luar Negeri? - Liputan Berita VOA 24 April 2014

Tahun lalu muncul wacana pembentukan daerah pilihan luar negeri, wacana ini dinilai sebagai cara untuk meningkatkan keikut sertaan warga dalam pemilu legislatif, apa pendapat warga Indonesia di Washington DC? Ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video

Video Film TV Mengalahkan Film Layar Lebar - Liputan Feature VOA

Serial televisi di AS semakin berkembang sejak dua dekade terakhir. Pemilihan kisahnya, dialog yang apik dan aktor-aktris pemerannya, kerap mengalahkan film-film Hollywood. Kini, pilihannya pun semakin banyak, seperti serial terbaru dari saluran TV AMC, “Turn”. Selengkapnya dalam Liputan berikut.
Video

Video Kafe Khusus 'Board Games'

Di tengah maraknya beragam gadget, ada tren baru di Amerika yakin semakin banyak kaum muda yang berpaling ke permainan tradisional seperti board games. Hal ini membuat munculnya kafe yang khusus menawarkan aneka board games seperti yang dilakukan Kafe Gamehaus di Los Angeles.
Video

Video Desainer Fashion Gunakan Printer 3D - VOA untuk Dunia Tekno 24 April 2014

Printer tiga dimensi merambah dunia fashion, dengan para desainer berpaling pada teknologi baru ini untuk merancang busana. Teknologi ini memang berkembang pesat, dan boleh jadi suatu saat akan tersedia bagi semakin banyak orang. Selengkapnya berikut laporan reporter VOA Ade Astuti.
Video

Video Kilas VOA 24 April 2014

Ukraina membatalkan gencatan senjata dengan separatis pro Rusia di bagian Timur. Pejabat Australia menyelidiki potongan logam di pantai barat negara itu. Presiden Obama dan PM Jepang Shinzo Abe makan bersama di Sukibayashi Jiro. Lupito Nyong’O terpilih sebagai tokoh ‘most beautiful’ majalah people.
 Aktivitas di Facebook