Jumat, 31 Oktober 2014 Waktu UTC: 19:16

Berita / AS

AS Gunakan Kekuatan Militer untuk Berantas Perdagangan Narkoba

Pemerintah Amerika menggunakan kekuatan militer untuk memberantas perdagangan narkotika gelap yang masuk ke Amerika Serikat dari Amerika Selatan.

Polisi anti narkoba AS melakukan penggerebekan di bandara San Juan, Puerto Rico dan menahan 33 orang tersangka pelaku perdagangan narkoba tahun lalu (foto: dok).
Polisi anti narkoba AS melakukan penggerebekan di bandara San Juan, Puerto Rico dan menahan 33 orang tersangka pelaku perdagangan narkoba tahun lalu (foto: dok).
Kantor berita Associated Press melaporkan ini adalah kampanye militer anti-narkotik paling mahal, yang telah menghabiskan lebih dari 20 milyar dolar sejak berakhirnya perang dingin.

Tentara Amerika, pesawat-pesawat angkatan udara dan kapal-kapal angkatan laut yang dilengkapi dengan tim-tim anti-narkotik dikerahkan untuk melacak dan menangkap penyelundup narkotika.

Karena cukong-cukong narkotika menggunakan cara-cara canggih untuk menghindari penangkapan, tentara Amerika tidak hanya melatih polisi di berbagai negara Amerika Latin, tapi juga melatih angkatan bersenjata mereka. Amerika juga membangun jaringan radar, menyediakan pesawat terbang, kapal, landasan udara dan tempat-tempat pengisian bahan bakar untuk mencegah masuknya obat bius gelap ke Amerika.

Kata pejabat Departemen Luar Negeri dan Departemen Pertahanan Amerika, penumpasan kartel-kartel narkotika telah menjadi masalah keamanan nasional, karena narkotika gelap memicu timbulnya korupsi, menggerogoti pemerintahan demokratis yang baru muncul dan kemungkinan juga dimanfaatkan untuk mengongkosi kegiatan teroris.

Pemerintah Amerika memberi izin penjualan senjata, termasuk radar, dan fasilitas komunikasi satelit ke sejumlah negara tahun 2011 yang bernilai 2,8 milyar dollar, atau empat kali lebih banyak dari 10 tahun yang lalu.

Tahun lalu hampir sembilan dari tiap 10 dollar yang digunakan untuk usaha penegakan hukum dan bantuan militer di Amerika Selatan, digunakan untuk melawan perdagangan narkotika gelap.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Arwin dari: Indonesia
05.02.2013 07:44
Sangat setuju langkah pemerintah Amerika Serikat ini,banyak generasi muda di Amerika Serikat dan dunia termasuk juga di Indonesia yang tewas sia-sia akibat penyalah gunaan Narkotik(Narkoba),brantas sampai ke dalam lautan.Konon kisahnya kartel narkotik dari Kolombia memiliki kapal selam mini untuk menyeludup Narkotik ke negara lain.

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook