Kamis, 28 Agustus 2014 Waktu UTC: 03:05

Berita / AS

Amerika Tayangkan Film yang Dilarang di Iran

Film Rhino Season, yang disutradarai Bahman Ghobadi dan telah meraih sejumlah penghargaan, ditayangkan dalam siaran satelit ke rumah Jumat malam di Iran dan juga dapat ditonton online.

Barisan artis pendukung film "Rhino Season" berpose seusai konferensi pers di TIFF Bell Lightbox, Toronto International Film Festival (Foto: dok). Dari kiri: aktor Behrouz Vossough,i, artis Monica Bellucci, sutradara/penulis cerita/produser Bahman Ghobadi, artis Belçim Bilgin dan aktor Arash Labaf.
Barisan artis pendukung film "Rhino Season" berpose seusai konferensi pers di TIFF Bell Lightbox, Toronto International Film Festival (Foto: dok). Dari kiri: aktor Behrouz Vossough,i, artis Monica Bellucci, sutradara/penulis cerita/produser Bahman Ghobadi, artis Belçim Bilgin dan aktor Arash Labaf.
VOA telah menyiarkan Film Rhino Season, sebuah film yang dilarang pemerintah Iran. Film yang disutradarai Bahman Ghobadi dan telah meraih sejumlah penghargaan, ditayangkan dalam siaran satelit ke rumah Jumat malam di Iran dan juga dapat ditonton online.

Ghobadi mengatakan penting bagi VOA untuk menayangkan film itu di Iran karena pemerintah Teheran menyensor sehingga film tidak dapat ditonton disana.

Rhino Season didasarkan pada kisah penyair keturunan Iran Kurdi, Sahel, yang dipenjara semasa revolusi Iran tahun 1979. Film itu mengisahkan perjalanan Sahel untuk menemukan istri dan anak-anaknya setelah bertahun-tahun dipenjara.

Ghobadi, yang menyumbangkan hak penyiaran ke VOA, menyebut film itu “karya puisi yang menampilkan sudut pandang seorang penyair Kurdi yang dikira sudah meninggal di penjara oleh keluarganya.” Film itu adalah karya pertama Ghobadi yang dibuat diluar Iran sejak meninggalkan negara itu tahun 2009.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Haydar Yahya dari: Jakarta, Indonesia
12.02.2013 10:45
VOA telah menyiarkan Film Rhino Season, pada dasarnya ini adalah provokasi kebudayaan yang sudah jadi bagian dari strategy AS untuk menyibukkan dunia Islam. Sayangnya, masih ada saja beberapa gelintir orang seperti Ghobadi yang bisa diperalat. Sungguh memalukan kau Ghobadi...

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook