Jumat, 31 Oktober 2014 Waktu UTC: 17:48

Berita / Gaya Hidup / Isu Sosial

Bola Basket Lebih dari Sekedar Permainan bagi Perempuan Saudi

Anak-anak perempuan di Saudi bermain bola basket di klub olahraga privat di Jeddah, Arab Saudi. (AP/Hasan Jamali)

31.10.2014
Bola basket tidak sekedar permainan tapi aksi pemberontakan di negara tempat akses olahraga untuk perempuan dilarang oleh golongan ultrakonservatif. Selengkapnya

Survei: Penduduk Asia Temukan Uang Bawa Kebahagiaan

Survei Pew Research Center menunjukkan bagaimana peningkatan-peningkatan pendapatan nasional terkait erat dengan kepuasan pribadi.

Penyelidik HAM PBB Terkejut atas Banyaknya Eksekusi di Iran

Ahmed Shaheed mengatakan paling sedikit 852 orang, termasuk delapan orang remaja, telah dieksekusi sejak Juni 2013.

Amerika Kecam Eksekusi Perempuan Iran

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan keadilan kasus itu sangat dipertanyakan, termasuk karena adanya sejumlah laporan bahwa pengakuan perempuan itu diperoleh secara paksa.

Badan Intelijen: Jumlah Ekstremis Islam Meningkat di Jerman

Badan tersebut memperkirakan sekitar 6.300 orang di Jerman menganut aliran Islam ultra-konservatif yang dikenal dengan Salafiyah.

6 Lagi Negara Bagian AS Akui Pernikahan Gay

Total negara bagian yang mengakui perkawinan gay secara federal kini menjadi 32 plus Washington DC, ibukota Amerika.

Warga AS Kehilangan Miliaran Karena Jarang Cuti: Survei

Dengan memilih bekerja daripada cuti berbayar, para pegawai pada dasarnya bekerja untuk para atasan mereka secara gratis.

Vatikan Batal Ubah Posisi Tentang Homoseksualitas

Pernyataan tentang homoseksualitas sama sekali terhapus dalam versi akhir dokumen Vatikan karena gagal meraih dukungan dua pertiga uskup yang dibutuhkan agar lolos.

Apple, Facebook Akan Bayar Pegawai Perempuan Bekukan Sel Telur

Dalam perang sengit untuk mendapatkan sumber daya manusia, perusahaan-perusahaan Silicon Valley menawarkan serangkaian manfaat bagi perencanaan keluarga baru.

Alicia Keys Protes Penculikan Siswi-siswi Nigeria

Penyanyi dan penulis lagu itu baru saja meluncurkan gerakan "We Are Here," yang memperjuangkan keadilan sosial.

Warga AS Keturunan Arab Cari Jodoh Lewat Internet

Warga AS keturunan Arab mencari jodoh di Internet karena ingin mendapatkan pasangan dari latar belakang etnis dan agama serupa.

Aktor Pemenang Oscar Dorong Perdamaian, Rekonsiliasi

Forest Whitaker menjadi duta UNESCO dan mendirikan yayasan untuk mendorong perdamaian dan rekonsiliasi di wilayah-wilayah konflik di AS, Amerika Latin dan Afrika.

Norwegia Negara Terbaik bagi Warga Senior

HelpAge International releases Global Age Watch Index

Ribuan Anak dari Korban Ebola Terlantar di Afrika Barat

Ribuan anak di Afrika Barat yang kehilangan orang tua mereka akibat Ebola ditolak oleh kerabatnya karena khawatir tertular.

IOM: Jumlah Kematian Migran di Laut, Padang Pasir Capai Rekor

IOM mengatakan 40.000 migran di seluruh dunia diyakini telah meninggal sejak 2000, 22.000 diantaranya sedang mencari hidup yang lebih baik di Eropa.

California Loloskan UU soal Kesepakatan Hubungan Seksual

Undang-Undang itu mengharuskan mahasiswa di kampus-kampus universitas untuk mendapat kata sepakat yang jelas sebelum melakukan kegiatan seksual.

HRW: Malaysia Termasuk Negara Terburuk untuk Transgender

Malaysia termasuk salah satu negara terburuk untuk menjadi transgender karena aturan-aturannya, penahanan yang diorganisir negara dan perkataan penuh kebencian dari politisi.

Kampanye Kesetaraan Gender Emma Watson Raih Dukungan Pria

Lebih dari 70.000 pria dan remaja pria telah menandatangani dukungan daring, menurut peta aktif daring HeForShe di laman kampanye tersebut.

Imigran Anak-anak Tak Dapat Bantuan Hukum Memadai di Pengadilan AS

Puluhan ribu anak imigran gelap dari Amerika Tengah yang melakukan perjalanan berbahaya ke AS dalam setahun belakangan, telah tiba di berbagai kota di AS, termasuk di New York.

UN Women Pastikan Isu Pemberdayaan Perempuan Tetap Jadi Perhatian PBB

Untuk menarik perhatian masyarakat dunia, gerakan yang diluncurkan oleh badan urusan pemberdayaan dan kesetaraan jender perempuan PBB (UN Women), menghadirkan sejumlah selebriti terkenal, antara lain bintang serial “Harry Potter” Emma Watson.

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook