Minggu, 24 Mei 2015 Waktu: 18:10

Berita / Politik

Deplu AS Rilis Email Clinton

Calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Rodham Clinton

23.05.2015
Deplu AS rills secara online beberapa ratus email mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton terkait serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Benghazi, Libya pada tahun 2012. Selengkapnya

Pemerintah Bentuk Komite Rekonsiliasi Kasus HAM Masa Lalu

Jaksa Agung Prasetyo Kamis (21/5) memastikan bahwa negara bertanggung jawab penuh atas semua peristiwa pelanggaran HAM berat masa lalu.

Jaksa Turki Serukan Penutupan Stasiun TV Oposisi

Seorang jaksa Turki menyerukan penutupan stasiun-stasiun TV yang terkait dengan ulama Islam Fethullah Gulen, tokoh yang dituduh berkonspirasi menentang pemerintah.

Uni Eropa Rayu 6 Negara Bekas Soviet Jauhi Rusia

Presiden Uni Eropa Donald Tusk mengatakan tidak banyak manfaat yang bisa diperoleh 6 negara bekas Uni Soviet dari hubungan dengan Rusia.

Myanmar Janji Lindungi Muslim Rohingya di Negaranya

Pemerintah Myanmar Kamis (21/5) berjanji akan melindungi warga Muslim Rohingya di negaranya yang banyak melarikan diri akibat kemiskinan dan penindasan.

Merkel Pertanyakan Kemungkinan Partisipasi Rusia pada KTT G7

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan tak terbayangkan bila Rusia berpartisipasi dalam KTT G7 di Bavaria bulan depan.

Kekerasan Berlanjut di Burundi

Presiden Burundi Pierre Nkurunziza menyampaikan dalam pidato kenegaraan bahwa pemilu mendatang akan berlangsung damai.

Rusia Kembali Kecam Peran AS dalam Konflik di Ukraina

Menlu Rusia hari Rabu (20/5) mengecam Amerika, karena “tidak selalu berperan konstruktif “ dalam menyelesaikan konflik di Ukraina.

PM Gruevski, Pemimpin Oposisi Bahas Krisis di Macedonia

PM Nikola Gruevski dan pemimpin oposisi Macedonia Zoran Zaev akan bertemu untuk mengikuti pembahasan yang dimediasi Eropa, Selasa (19/5) malam.

Pengakuan Vatikan Kuatkan Dukungan bagi Palestina di PBB

Kekerasan antara warga Israel dan Palestina pecah di Yerusalem baru-baru ini, menyusul pawai oleh orang-orang Yahudi nasionalis hari Minggu (17/5).

Kerry: Korea Utara Belum Penuhi Syarat untuk Berunding

Dalam konferensi pers Senin (18/5), Menlu AS John Kerry mengatakan Korea Utara belum siap untuk mengambil langkah menghentikan program senjata nuklirnya.

Demonstran Protes di Luar Kantor PM Macedonia

Tekanan terhadap Perdana Menteri Nikola Gruevski meningkat sejak skandal penyadapan oleh pemerintah terungkap awal tahun ini.

Seorang Lagi Senator Republik Bersaing dalam Nominasi Capres AS

Senator Lindsey Graham dari negara bagian South Carolina adalah seorang kritikus lama kebijakan luar negeri Presiden Barack Obama.

Politisi AS Sepakat Perang Irak adalah Kesalahan

Politisi Amerika akhirnya mencapai konsensus yang tidak menyenangkan, bahwa perang Irak adalah kesalahan.

Presiden Burundi Tampil Pertama Kali setelah Upaya Kudeta

Presiden Burundi Pierre Nkurunziza tampil di depan publik untuk pertama kalinya sejak upaya kudeta pekan lalu.

Mesir Hukum Gantung 6 Orang

Mahkamah Militer Mesir menjatuhkan hukuman gantung terhadap enam orang, karena dituduh membunuh dua anggota militer dalam tembak menembak tahun lalu.

Bom Bunuh Diri di Dekat Bandara Kabul

Para pejabat Afghanistan mengatakan seorang pelaku bom bunuh diri telah menargetkan sebuah konvoi warga asing di dekat bandara internasional Kabul, menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai banyak lainnya, terutama orang-orang di sekitar lokasi ledakan.

Presiden China Mengatakan Hubungan dengan AS Tetap Stabil

Meskipun ketegangan meningkat atas sengketa teritorial di Laut Cina Selatan, Presiden China Xi Jinping mengatakan hubungan dengan Amerika Serikat tetap stabil.

AS 'Sangat Prihatin' Atas Hukuman Mati Morsi

Amerika Serikat mengatakan "sangat prihatin" atas keputusan hukuman mati terhadap mantan Presiden Mohamed Morsi dan lebih dari 100 terdakwa lainnya terkait pembobolan penjara besar-besaran tahun 2011.

11 Kandidat Calon Presiden Partai Republik Hadir di Iowa

Sebelas kandidat calon presiden Partai Republik yang akan bertarung pada pemilu presiden Amerika tahun 2016 berkumpul di negara bagian Iowa hari Sabtu (16/5).

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook