Minggu, 21 Desember 2014 Waktu: 10:18

Berita / Politik

Presiden Mesir Bertemu Utusan Qatar, Tanda Hubungan Cair

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sissi berbicara dengan media di Kairo. (Foto: Dok)

21.12.2014
Qatar adalah pendukung kuat pendahulu el-Sissi, Presiden Mohammed Morsi, yang digulingkan Juli 2013 oleh militer, menyusul adanya protes massa. Selengkapnya

Pemimpin Kuba Puji Langkah Obama Pulihkan Hubungan Diplomatik

Presiden Kuba Raul Castro mengatakan kepada rakyatnya bahwa pemulihan hubungan itu tidak berarti akhir dari pemerintahan komunis di negara itu.

Obama Bela Kebijakannya dalam Jumpa Pers Akhir Tahun

Dalam konferensi pers akhir tahun di Gedung Putih Jumat (19/12), Presiden AS Barack Obama membela kebijakan yang diambilnya dalam satu tahun terakhir.

Turki Tangkap Kepala Stasiun TV dan 3 Pejabat Kepolisian

Sebuah pengadilan di Turki telah memerintahkan secara resmi penangkapan kepala stasiun TV dan tiga pejabat kepolisian atas dakwaan terorisme, Jumat (19/12).

Presiden Kenya Tandatangani UU Keamanan Kontroversial

Presiden Kenya telah menandatangani seperangkat undang-undang keamanan yang dianggap kontroversial.

China Tangkap Warga AS di Perbatasan dengan Korea Utara

Seorang pekerja bantuan Amerika keturunan Korea telah ditangkap di China dan dituduh melakukan penggelapan dan pemalsuan.

Obama Tandatangani UU Sanksi Tambahan atas Rusia

Presiden Obama menandatangani RUU yang ditetapkan oleh Kongres AS yang mengesahkan sanksi lebih lanjut atas Rusia karena perannya dalam krisis Ukraina.

Presiden Kuba Mungkin Berkunjung ke Gedung Putih

Juru bicara Gedung Putih mengatakan kepada wartawan hari Kamis (18/12) bahwa ia tidak mengesampingkan kunjungan Presiden Kuba Raul Castro.

Serangan Peretas Korea Utara atas Sony terkait Film Kim Jong Un

Laporan-laporan media mengatakan pihak berwenang Amerika telah mengaitkan Korea Utara dengan serangan dunia maya yang melumpuhkan bulan lalu terhadap perusahaan Sony Pictures Entertainment.

Galeri Foto AS Terus Dorong Demokrasi, HAM di Kuba

Presiden AS Barack Obama mengatakan Amerika Serikat akan "berbicara keras" mengenai kemerdekaan masyarakat Kuba, setelah mengumumkan langkah menuju normalisasi hubungan dengan Kuba dan membuka kedutaan besar di negara pulau yang komunis itu.

PBB Minta 8,4 Miliar Dolar untuk Pengungsi Suriah

PBB mengajukan dana $8,4 miliar tahun depan untuk memberikan bantuan kepada jutaan pengungsi Suriah.

Sengketa UU Keamanan, Anggota Parlemen Kenya Berkelahi

Karena kekerasan di parlemen Kenya tersebut, pemungutan suara untuk RUU Keamanan ditunda sampai sore hari.

Pembicaraan Damai di Sudan Selatan Dimulai Kembali

Pembicaraan damai untuk mengakhiri perang saudara di Sudan Selatan telah dimulai kembali di ibukota Ethiopia, Addis Ababa.

Konflik Kebijakan Luar Negeri Antara Obama dan Faksi Republik Membayang

Kebijakan pemerintahan Obama atas Ukraina hingga Timur Tengah diperkirakan akan menghadapi kecaman keras terkait keefektifannya.

AS Menuju Normalisasi Hubungan dengan Kuba

Obama mengatakan bahwa pengucilan selama 50 tahun ternyata tidak efektif dan sekaranglah saatnya melakukan pendekatan baru.

Banyak Warga Eropa Gabung ISIS, Kebijakan Visa Schengen Disorot

Perancis dan Jerman menyerukan perubahan kebijakan kesepakatan zona perjalanan Schengen di Eropa, guna mengatasi peningkatan jumlah warganya yang bergabung dengan kelompok militan di Irak dan Suriah (ISIS).

Jelang Akhir Masa Jabatan, Obama Hadapi Tantangan Kuat di Kongres

Mulai bulan Januari 2015, Presiden AS Barack Obama yang selama ini harus mengatasi berbagai masalah domestik dan global, juga akan berhadapan dengan faksi Republik yang menguasai kedua badan Kongres AS pasca pemilu 4 November lalu.

Presiden Zambia Tolak Seruan Mundur

Penjabat sementara Presiden Zambia Guy Scott, telah menolak seruan menteri-menteri kabinet untuk mundur menjelang pemilu presiden bulan depan

Oposisi Nigeria Calonkan Pasangan Beda Agama dalam Pilpres

Oposisi Nigeria akan mengajukan Capres Muhammadu Buhari dan Cawapres Yemi Osinbajo dalam pemilu Presiden Februari 2015.

Pemerintah Didesak Usut Tuntas Penembakan di Paniai, Papua

Sejumlah kalangan melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta Rabu (17/12) mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas dan menindak tegas pelaku penembakan di Paniai, Papua.

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook