Jumat, 31 Oktober 2014 Waktu UTC: 23:38

Berita / Politik

Myanmar Lanjutkan Reformasi Politik

Presiden Myanmar Thein Sein (kiri) berjabat tangan dengan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi sebelum pertemuan di istana kepresidenan di Naypyitaw (31/10).

31.10.2014
Para peserta dalam pertemuan tingkat tinggi di Naypyitaw sepakat melanjutkan kemajuan dalam reformasi politik, upaya gencatan senjata nasional, dan pemilihan parlemen 2015. Selengkapnya

Presiden Burkina Faso Mundur, Panglima Militer Ambil Alih Kekuasaan

Presiden Blaise Compaore telah berkuasa selama 27 tahun setelah mengambil alih kekuasaan dalam kudeta tahun 1987.

Presiden Burkina Faso Tolak Letakkan Jabatan

Hari Kamis (30/10), panglima militer Jenderal Honore Traore membubarkan parlemen, mengumumkan rancangan sebuah pemerintahan transisi, yang akan melaksanakan pemilihan dalam waktu setahun.

Swedia Resmi Akui Negara Palestina

Menlu Swedia Margot Wallstrom mengatakan pemerintah Swedia hari Kamis (30/10) secara resmi mengakui Negara Palestina.

NATO: Tindakan Rusia di Ukraina Langgar Hukum Internasional

Sekjen NATO Jens Stoltenberg Kamis (30/10) mengutip tindakan Rusia di Ukraina dmerupakan ancaman terhadap keamanan aliansi NATO.

Presiden Burkina Faso Tetapkan Status Darurat

Presiden Burkina Faso Blaise Compaore menetapkan status darurat dan membubarkan kabinet hari Kamis (30/10) menyusul kerusuhan di ibukota Ouagadougou.

NATO Waspadai Lonjakan Penerbangan Militer Rusia

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan NATO waspada dalam menghadapi pergerakan dalam penerbangan militer Rusia di Eropa.

Pengunjuk Rasa Serbu Parlemen Burkina Faso

Akibat aksi unjuk rasa itu, pemerintah Burkina Faso telah mengurungkan upaya untuk memperpanjang batas masa jabatan Presiden Compaore.

Zambia Miliki Presiden Kulit Putih, Pertama di Afrika dalam 20 Tahun

Wakil presiden Guy Scott yang berkulit putih ditunjuk menjadi Presiden interim Zambia, menyusul kematian Presiden Michael Sata hari Selasa (28/10) di London.

Presiden Nigeria Kembali Calonkan Diri

Kantor Presiden Nigeria Goodluck Jonathan mengkonfirmasi ia akan mencalonkan diri untuk masa jabatan berikutnya.

Presiden Myanmar akan Temui Aung San Suu Kyi

Presiden Thein Sein mengundang pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi untuk bertemu hari Jumat (31/10) menjelang KTT Asia Timur di Myanmar.

NATO Laporkan Peningkatan Penerbangan Militer Rusia

NATO mencurigai peningkatan penerbangan militer Rusia di atas perairan Laut Hitam, Laut Baltik dan Laut Utara serta Samudera Atlantik dalam dua hari ini.

Penyidik PBB Marzuki Darusman Temui Pejabat Korea Utara

Marzuki Darusman yang merupakan penyidik Dewan HAM PBB, hari Rabu (29/10) bertemu untuk kedua kalinya dengan pejabat Korea Utara di Jenewa, Swiss.

Rusia, Ukraina Bahas Pembukaan Kembali Pasokan Gas

Rusia, Uni Eropa dan Ukraina melanjutkan pembicaraan dengan tujuan membuka kembali pasokan gas alam Rusia sementara musim dingin semakin dekat.

PM Israel Bela Diri soal Permukiman di Yerusalem Timur

PM Israel Benjamin Netanyahu membela diri di hadapan parlemen Israel beberapa jam setelah seorang pejabat AS mengecam pembangunan permukiman di Yerusalem timur.

Koalisi Indonesia Hebat Ajukan Mosi Tidak Percaya

Partai-partai pendukung Jokowi-JK yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat mengajukan mosi tidak percaya kepada pimpinan DPR yang telah menetapkan seluruh pimpinan komisi dan alat kelengkapan DPR yang dikuasai oleh Koalisi Merah Putih.

China, Afganistan Sepakati Kemitraan Jangka Panjang

Presiden China dan Afganistan telah berjanji menjalin kemitraan jangka panjang di antara kedua negara, dalam lawatan pertama pemimpin baru Afganistan, Ashraf Ghani.

Bostwana Lantik Presiden untuk Jabatan Kedua

Bostwana telah melantik Presiden Ian Khama untuk masa jabatan kedua dalam upacara hari Selasa (28/10).

Menteri dari Parpol Harus Lepas Jabatannya di Partainya

Sejumlah pengamat menyatakan agar para menteri yang berasal dari partai politik harus segera melepaskan jabatan di partai politiknya, untuk menghindari adanya dualisme loyalitas.

KTT di Berlin Bahas Bantuan bagi Negara Penerima Pengungsi Suriah

Konflik di Suriah yang dimulai pada Maret 2011 telah menyebabkan 6,5 juta orang mengungsi dari rumah mereka.

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook