Rabu, 22 Oktober 2014 Waktu UTC: 21:42

Berita / Politik

Mahasiswa Hong Kong Kecewa dengan Hasil Pembicaraan

Para pemimpin mahasiswa Hong Kong memberikan keterangan pers, Selasa (21/10).

21.10.2014
Seorang pemimpin demonstran mengaku terkejut karena pemerintah Hong Kong masih meminta mahasiswa menerima proses pemilu tahun 2017 usulan Beijing. Selengkapnya

Jokowi Terima Menlu AS, Bahas Perubahan Iklim dan KTT APEC

Presiden Joko Widodo mengatakan, isu perubahan iklim dan rencana pertemuan dengan Presiden Amerika Barack Obama, menjadi pembahasan saat menerima Menlu AS John Kerry.

Rusia Tangguhkan Impor Produk Daging dari Uni Eropa

Badan pemerintah Rusia mengatakan Senin (20/10) larangan diberlakukan karena "zat terlarang dan berbahaya" telah dideteksi dalam produk impor Eropa ini.

Rusuh Sepakbola, PM Albania Tunda Kunjungan ke Serbia

Ini disebabkan oleh meningkatnya ketegangan politik antara kedua negara setelah perkelahian ketika berlangsung pertandingan sepak bola.

Amnesty: Separatis dan Pasukan Ukraina Lakukan Pembunuhan di Ukraina Timur

Amnesty International mengatakan separatis pro-Rusia maupun pasukan Ukraina sama-sama bertanggung-jawab atas insiden pembunuhan di Ukraina timur.

PBB: Eksekusi Pengadilan di Irak Mengkhawatirkan

PBB mengatakan, hakim di pengadilan Irak sering mengabaikan klaim para terdakwa bahwa mereka telah disiksa terlebih dahulu supaya memberi pengakuan.

Pemimpin Hong Kong Tuduh Asing di Belakang Aksi Protes

Kepala Eksekutif Hong Kong Leung Chun-Ying menuduh “kekuatan-kekuatan asing” terlibat dalam demonstrasi pro-demokrasi di wilayah China itu.

Demonstran Hong Kong Terus Duduki Mong Kok

Para pejabat mengatakan 26 orang ditangkap dan 15 polisi luka-luka dalam bentrokan antara polisi dan demonstran.

Rusia-Ukraina Sepakati Pasokan Gas dan Pertukaran Tawanan

Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Petro Poroshenko di Milan, Italia (17/10).

Panglima AS: Kobani Mungkin Jatuh ke Tangan ISIS

Jenderal Lloyd Austin mengatakan di Pentagon hari Jumat (17/10) bahwa kelompok ISIS sepertinya memprioritaskan untuk merebut kota Kobani di Suriah.

Serangan terhadap Muslim Meningkat di Australia

Kelompok-kelompok Islam melaporkan peningkatan serangan atas warga Muslim di Australia sejak terjadinya razzia anti teroris di Sydney dan Melbourne, dan ancaman dari negara Islam atau ISIS.

Jurnalis Hong Kong Kecam Campur Tangan Manajemen

Puluhan wartawan Hong Kong menandatangani surat keluhan terbuka setelah manajemen TVB News mengubah gambar video tentang pemukulan demontran oleh polisi.

KTT Eropa-Asia di Milan Bahas Ukraina, Ekonomi Global

Para pemimpin dari lebih 50 negara dari Asia dan Eropa menghadiri KTT dua hari mulai Kamis (16/10) di Milan Italia, dengan agenda utama Ukraina.

Menlu Kerry akan Pimpin Delegasi AS Hadiri Pelantikan Jokowi

Menteri Luar Negeri AS John Kerry akan memimpin delegasi yang terdiri dari lima orang pejabat AS menghadiri acara pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo.

Anggota PBB akan Pilih 5 Anggota Baru DK

DK PBB saat ini terdiri dari lima anggota tetap: China, Perancis, Rusia, Inggris dan AS, serta lima anggota tidak tetap: Chad, Chili, Yordania, Lithuania dan Nigeria.

Komisaris HAM PBB akan Kunjungi Tibet

Komisaris HAM PBB, Zeid Ra'ad al-Hussein mengatakan, bahwa China tahun lalu sepakat dengan rencana kunjungannya ke Tibet.

Putin Berunding soal Ukraina di KTT Asia-Eropa

Presiden Rusia Vladimir Putin Kamis (16/10) mengadakan serangkaian pembicaraan dengan sejawat-sejawat Eropa-nya selama KTT Asia-Eropa di Milan, Italia.

Iran Ungkap Sedikit Struktur Intelijennya

Iran untuk pertama kalinya membeberkan sedikit informasi tentang struktur dinas rahasianya dalam majalah Kementerian Intelijen yang terbit Rabu (15/10).

Kelompok HAM Kecam Tindak Kekerasan Polisi Hong Kong

Rekaman video menunjukkan beberapa polisi Hong Kong memukuli seorang demonstran tak bersenjata dan diborgol dalam aksi protes hari Rabu (15/10).

Tak Ada Terobosan dalam Pembicaraan Militer 2 Korea

Kementerian Pertahanan Korsel Rabu (15/10) mengatakan, mereka tidak mencapai kesepakatan dengan Pyongyang mengenai insiden baku tembak kedua negara baru-baru ini.

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook