Minggu, 26 April 2015 Waktu: 20:03

Berita

Laporan: Peretas Rusia Mengakses Email Pribadi Obama

Presiden Barack Obama, di samping ibu negara Michelle Obama, mengecek BlackBerrynya ketika menonton pertandingan bola basket di Towson, Maryland, 26 November 2011. (Foto: dok.)

26.04.2015
Sebuah laporan yang diterbitkan mengatakan peretas Rusia yang melanggar sistem keamanan dunia maya Gedung Putih tahun lalu telah membaca beberapa email Presiden Barack Obama yang tergolong tidak rahasia. Selengkapnya

Indonesia Akan Eksekusi 7 Warga Asing Narapidana Perdagangan Narkoba

Indonesia hari Sabtu (24/4) secara resmi memberitahu setidaknya tujuh orang warga asing terpidana hukuman mati atas perdagangan narkoba bahwa mereka akan dieksekusi, yang memicu permohonan banding dari Sekjen PBB untuk mengampuni para narapidana.

Presiden Obama : "Memang Ada Orang yang Bodoh dan Saya Tidak Bersedia Bertemu Mereka"

“Selamat datang di kwartal keempat masa kepresidenan saya” – demikian ujar Presiden Amerika Barack Obama Sabtu malam (25/4) di acara makan malam tahunan wartawan Gedung Putih.

Gempa Susulan Masih Terjadi di Nepal, Korban Tewas Capai 1.900

Gempa susulan berkekuatan 6,7 mengguncang Kathmandu – Nepal hari Minggu (26/4) sehari setelah gempa dahsyat meluluhlantakkan kawasan itu, menewaskan lebih 1.900 orang dan menghancurkan infrastruktur serta rumah penduduk.

Ratusan Berdemo di Baltimore Atas Kematian Tahanan Kulit Hitam

Freddie Gray yang berkulit hitam menderita cedera syaraf tulang belakang sewaktu dalam tahanan polisi dan meninggal seminggu setelah ditangkap.

PM Pakistan Kutuk Pembunuhan Aktivis Perempuan

Meskipun para penyelidik menolak memberikan rincian mengenai kemungkinan motif pembunuhan Mahmud, teman-teman dan sejawatnya menyebut kematiannya sebagai pembunuhan terarah.

Zona Eropa Abaikan Spekulasi Rencana Keluarnya Yunani

Yunani dikritik karena tidak bersikap proaktif dalam mempersiapkan dan mengajukan langkah-langkah reformasi yang diminta serta tidak menghargai tenggat yang kian dekat.

Togo Adakan Pemilihan Umum

Berbagai organisasi HAM mengritik Togo karena menggunakan kekerasan terhadap para demonstran.

Koalisi AS Terus Lancarkan Serangan Udara di Suriah, Irak

Serangan-serangan udara di dekat Fallujah, Mosul, Ramadi dan Tal Afar menghantam dan melumpuhkan atau menghancurkan posisi-posisi tempur ISIS, kendaraan serta senapan mesin beratnya.

Al-Qaida, Sekutu Rebut Kota Strategis di Suriah Barat Laut

Jatuhnya Jisr al-Shughur membuka rute strategis bagi pemberontak ke provinsi tetangga, Latakia, yang merupakan benteng dukungan bagi Presiden Bashar al-Assad.

Korban Tewas Gempa Nepal Capai 1805, Diperkirakan Bertambah

Pejabat Kementerian Dalam Negeri Laxmi Dhakal mengatakan Minggu bahwa sedikitnya 4.700 orang terluka dalam gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter tersebut.

Australia, Selandia Baru Peringati Satu Abad Hari ANZAC

Hari ANZAC diperingati oleh orang-orang Australia dan Selandia Baru di seluruh dunia dengan upacara yang berlangsung hikmat serta prosesi berjalan kaki pada waktu subuh, mengenang pendaratan di Gallipoli.

Teleskop Hubble, 25 Tahun Ungkap Misteri Alam Semesta

Teleskop antariksa Hubble dijadwalkan mengakhiri misinya pada tahun 2005, tetapi masih terus beroperasi setelah lima misi pesawat antariksa, 32 astronot berjalan di antariksa dan begitu banyak ilmuwan yang bekerja dengan teleskop itu.

Gempa Dahsyat di Nepal, Sedikitnya 600 Tewas

Gempa dahsyat menghantam Nepal Sabtu siang (25/4) diikuti beberapa gempa susulan yang cukup kuat. Sedikitnya 600 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah.

Menteri Urusan Keamanan Dalam Negeri AS: Upaya Keamanan Membaik

Jumlah anak-anak yang berupaya memasuki Amerika secara ilegal tahun ini turun hingga 45 persen, menyusul kampanye agresif untuk mencegah terjadinya gelombang imigrasi ilegal.

Ratusan Demonstran Akan Kembali Berunjukrasa di Baltimore

Polisi di kota Baltimore memperkirakan ratusan demonstran akan kembali turun ke jalan hari Sabtu (25/4) menuntut keadilan atas kematian seorang laki-laki yang sebelumnya ditahan polisi.

Presiden Obama Komentar Soal Tewasnya Warga AS Sandera Al-Qaida

Presiden AS Barack Obama memberikan sambutan di Kantor Direktur Intelijen Nasional, sehari setelah kabar serangan drone AS pada bulan Januari, menewaskan dua sandera al-Qaida.

Sekjen PBB Desak Myanmar Tentukan Status Penduduk Rohingya

Negara bagian itu menjadi tempat bentrokan mematikan antara masyarakat penganut Budha dan sebagian besar warga Muslim Rohingya, banyak dari mereka tidak memiliki status kewarganegaraan.

Militan Islamis Somalia Eksekusi Seorang Pria Karena Hina Nabi

Pengadilan al-Shabab mengatakan pria yang diidentifikasi sebagai Mohamud Mursal Muse, mengaku menghina Nabi Muhammad di kota Jamame, 30 kilometer sebelah utara Kismayo.

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Mania Star Wars Menjelang Trilogi Film Barui
X
Nova Poerwadi
25.04.2015
Untuk ukuran fanatisme penggemar fiksi ilmiah, mungkin tidak ada yang melebihi fans Star Wars dan Star Trek. Ini terlihat saat Konvensi Star Wars baru-baru ini, saat para fans berdandan dengan sanggul futuristik atau bikini logam a la Princess Leia atau kostum makhluk raksasa Chewbacca
Video

Video Mania Star Wars Menjelang Trilogi Film Baru

Untuk ukuran fanatisme penggemar fiksi ilmiah, mungkin tidak ada yang melebihi fans Star Wars dan Star Trek. Ini terlihat saat Konvensi Star Wars baru-baru ini, saat para fans berdandan dengan sanggul futuristik atau bikini logam a la Princess Leia atau kostum makhluk raksasa Chewbacca
Video

Video Komunitas Atap Panel Surya Ibukota

Seiring banyaknya warga AS yang memasang perangkat panel surya di rumah mereka, sejumlah pihak mengkritik bahwa praktek tersebut justru membebankan ongkos listrik lebih besar kepada warga yang tidak punya panel matahari. Ikuti liputan selengkapnya bersama tim VOA.
Video

Video Puncak Peringatan 60 Tahun KAA

Menandai puncak peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika. Sejumlah Kepala Negara dan Pemimpin Pemerintahan melakukan napak tilas KAA 1955 dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 100 meter dari Hotel Savoy Homman menuju gedung Merdeka Bandung. Ahadian Utama melaporkan dari Bandung, Jawa Barat.
Video

Video Jepang dan China Bersaing Pasarkan Kereta Api Kecepatan Tinggi

Jepang dan China saling bersaing dalam pengembangan kereta api berkecepatan tinggi dan Jepang belum lama ini berhasil mengujicoba kereta yang bisa melaju lebih dari 600 kilometer per jam. Kedua negara juga agresif memasarkan sistem kereta api cepat mereka ke negara-negara Asia.
 Aktivitas di Facebook