Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 13:05

Berita / Gaya Hidup / Pendidikan

Mahasiswa Surabaya Galakkan Buku Audio untuk Tunanetra

Gerakan "Suarakan Bukumu" mengajak warga di Surabaya merekam suara saat membaca buku untuk membuat buku audio bagi tunanetra. (VOA/Petrus Riski)

UKURAN HURUF - +
22.05.2013
Mahasiswa Universitas Kristen Petra Surabaya melakukan gerakan membuat buku audio untuk penyandang tunanetra. Selengkapnya

Columbia University Akan Ubah Beasiswa Khusus Kulit Putih

Columbia University di AS akan menghapuskan persyaratan khusus kulit putih dari sebuah skema beasiswa.

Video Program Ketrampilan Kerja Bagi Siswa SMA - Laporan VOA

Upaya menekan pengangguran di AS dilakukan oleh semua kalangan termasuk dunia pendidikan. Beberapa Sekolah Menengah Atas di Amerika pun kini memiliki program khusus untuk memberikan ketrampilan tertentu bagi para siswa, mulai dari manajemen restoran, perbengkelan hingga ke perawatan kesehatan, agar para siswa ini bisa menjadi tenaga kerja siap pakai saat lulus nanti.

Video Pramuka Putri AS Belajar Tentang Indonesia - VOA Career Day

Bagaimana Pramuka Putri di Indonesia belajar mengenal Indonesia? Dalam segmen ini Santita Dwi Putri dan Ribka Gemilangsari mengajak pemirsa untuk menyimak kegiatan belajar yang menyenangkan ini, sekaligus menjawab pertanyaan yang sudah diterima redaksi VOA Career Day melalui email maupun Facebook.

Beasiswa Bidikmisi Lambat Cair, Sulitkan Mahasiswa Penerima

Skema beasiswa untuk membantu mahasiswa cerdas dari keluarga miskin, Bidikmisi, tidak lancar dalam pencairan anggaran.

Madonna Lelang Lukisan untuk Galang Dana bagi Pendidikan

Penyanyi Madonna melelang lukisan miliknya untuk menggalang dana bagi pendidikan anak perempuan di negara-negara miskin.

Mantan Petinggi Microsoft Buka Ribuan Sekolah dan Perpustakaan

Mantan petinggi Microsoft mendirikan lembaga Room to Read yang membuka 1.650 sekolah dan 15.000 perpustakaan untuk masyarakat miskin.

Video Belajar Secara Kreatif dan Menyenangkan (4) - Warung VOA

Cak Supri dan Ning Ariadne menjawab pertanyaan yang diterima Warung VOA melalui email maupun facebook. Jangan lewatkan kompilasi klip unik "Jagad Neko-neko" di segmen ini.

Video Belajar Secara Kreatif dan Menyenangkan (3) - Warung VOA

Cak Supri dan Ning Ariadne dalam Warung VOA segmen ini mengantarkan liputan tentang Sirkus, yang dipergunakan sebagai salah satu cara kreatif untuk mengajar sains di Amerika. Seperti apa sistem pengajarannya? Simak dalam video berikut.

Video Belajar Secara Kreatif dan Menyenangkan (2) - Warung VOA

Masih dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional di tanah air, Warung VOA mengajak pemirsa mengamati cara belajar kreatif dan menyenangkan di Amerika. Ning Ariadne dan Cak Supri mengantarkan liputan tentang korps manula yang membantu anak-anak untuk belajar membaca.

Video Belajar Secara Kreatif dan Menyenangkan (1) - Warung VOA

Dalam rangka menyambt Hari Pendidikan Nasional, Cak Supri dan Ning Ariadne mengajak pemirsa untuk mengamati cara belajar yang kreatif dan menyenangkan bagi para siswa di Amerika dalam Warung VOA episode ini.

Video Relawan Lansia Bantu Murid-murid Belajar Membaca - Liputan Feature VOA

Bagaimana cara mengajar anak agar dapat lebih lancar membaca? Meskipun angka melek huruf nasional di AS melebihi angka 97 persen, namun berdasarkan data ujian membaca nasional, sekitar 40 persen anak berusia tujuh hingga delapan tahun dmasih belum lancar membaca. Banyak orang tua murid di Amerika yang berterima kasih atas bantuan relawan lansia. Selengkapnya ikuti liputan berikut ini.

Video Serba-Serbi Pendidikan Dasar di AS (3) - Dunia Kita

Sambil bermain bersama pengunjung Museum Anak Nasional, Retno dan Marsha menjawab pertanyaan Sahabat Dunia Kita tentang pendanaan bagi museum-museum di Amerika. Dan bagi yang ingin tahu sejauh mana pengetahuan anak Amerika tentang Indonesia, jangan lewatkan liputan berikut…

Video Serba-Serbi Pendidikan Dasar di AS (2) - Dunia Kita

Pengembangan kreativitas bisa memacu prestasi akademik, dan ini diterapkan oleh seorang guru di sebuah SMA di Washington. Marsha dan Retno juga mengajak Sahabat Dunia Kita melihat kiprah para relawan 50 tahun ke atas dalam meningkatkan angka melek huruf di kalangan anak di Amerika.

Video Serba-Serbi Pendidikan Dasar di AS (1) - Dunia Kita

Marsha Suryawinata dan Retno Lestari dalam Dunia Kita kali ini mengajak pemirsa untuk mengamati serba-serbi pendidikan dasar di AS, dari National Children’s Museum, Oxon Hill, Maryland. Di segmen ini ada liputan menarik mengenai teknik mengajar matematika dengan menggunakan musik rap di sebuah SMA Montgomery Blair di Amerika. Ada juga sirkus yang digunakan tidak hanya sebagai tontonan menarik, namun sekaligus juga untuk mengajar matematika dan sains.

Ahli Sejarah: Pendatang Awal Inggris ke AS Jadi Kanibal untuk Bertahan Hidup

Para ahli sejarah menemukan indikasi kuat yang menunjukkan bahwa para pendatang dari Inggris ke Amerika yang pertama kalinya, terpaksa melakukan kanibalisme karena kelaparan.

Solo Siapkan Sekolah Percontohan Tertib Lalu Lintas

Tingginya kasus kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas yang menyangkut pelajar membuat pemerintah Solo membuat Gerakan Sekolah Tertib Lalu Lintas.

BPK Audit Menyeluruh Pelaksanaan UN 2013

Terkait kisruhnya Ujian Nasional 2013, Badan Pemeriksa Keuangan melakukan audit menyeluruh penyelenggaraan Ujian Nasional.

Sekolah di London Bangun Iglo untuk Redam Suara Pesawat

Berlokasi dekat bandar udara, sebuah sekolah pendidikan dini di London membuat bangunan mirip iglo untuk meredam suara pesawat.

AS Beri Hibah US$600 Juta untuk Program Bappenas

Pemerintah Amerika Serikat mengucurkan bantuan US$600 juta untuk beberapa program Badan Perencaaan dan Pembangunan Nasional.

 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya