Sabtu, 18 April 2015 Waktu: 20:13

Berita / Dunia / Afrika

Bantu Afrika Barat Atasi Ebola, Bank Dunia Beri Bantuan Tambahan $650 Juta

Dari kiri: Sekjen PBB Ban Ki-moon, Presiden Sierra Leone Ernest Bai Koroma, Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf, Presiden Guinea Alpha Condé dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim, 17 April 2015.

18.04.2015
Bank Dunia memberikan tambahan bantuan 650 juta dolar untuk membantu Guinea, Liberia dan Sierra Leone bangkit kembali setelah dilanda wabah Ebola yang mematikan. Selengkapnya

Obama, PM Italia Bahas Langkah Atasi Penyelundupan Imigran

Presiden AS Barack Obama dan PM Italia Matteo Renzi Jumat (17/4) mengatakan diperlukan upaya lebih banyak untuk melawan penyelundupan imigran di Laut Tengah.

Sudan Mulai Proses Penghitungan Suara Pemilu

Periode pemungutan suara tiga hari di Sudan yang dimulai hari Senin, diperpanjang hingga Kamis, untuk memberi peluang lebih banyak berkenaan sedikitnya pemilih yang datang.

Ribuan Protes Kekerasan Anti-Imigran di Afrika Selatan

Ribuan orang berdemonstrasi di kota Durban, Afrika Selatan hari Kamis (16/4) untuk memprotes kekerasan terhadap para imigran di sana.

Badan HAM: Jumlah Migran Tewas di Laut Tengah Melonjak Tahun Ini

Badan HAM Internasional mengatakan tahun 2015 merupakan tahun yang paling banyak menimbulkan korban bagi migran yang menyeberangi Laut Tengah.

Demonstransi Oposisi dengan Kekerasan di Guinea Tewaskan 1 Orang

Pemerintah Guinea tidak mengakui klausul urutan pemilihan dan telah menetapkan pemilihan presiden untuk tanggal 11 Oktober, dan pilkada awal tahun depan.

Harapan Temukan 219 Siswi Nigeria yang Diculik Memudar

Warga Nigeria menggelar aksi khidmat hari Selasa (14/4) untuk mengingat ke-219 siswi yang diculik oleh militan Boko Haram setahun lalu.

Siswi Chibok Ungkapkan Peristiwa Penculikan Boko Haram di Washington

Hari Selasa, 14 April 2015, tepat satu tahun penculikan 276 siswi sekolah dari sebuah asrama di Chibok – Nigeria.

400 Migran Tewas akibat Kapal Karam di Laut Tengah

Sebuah organisasi anak internasional mengatakan sekitar 400 migran tewas akibat kapal karam di Laut Tengah.

15 Tewas dalam Serangan di Kementerian Pendidikan Somalia

Serangan maut kelompok Al-Shabab hari Selasa (14/4) terhadap kompleks pemerintah di ibukota, Mogadishu menewaskan sedikitnya 15 orang.

Presiden Terpilih Nigeria Bertekad Tumpas Boko Haram

Buhari mengatakan pemerintahannya “akan bertindak dengan cara yang berbeda dari cara pemerintah yang kami gantikan" untuk menyelamatkan anak-anak perempuan yang diculik.

AS, Eropa Serukan Gencatan Senjata Tanpa Syarat di Libya

AS dan negara-negara kuat Eropa Senin (13/4) mendesak faksi-faksi yang bersaing di Libya agar memberlakukan gencatan senjata "tanpa syarat".

Pemilu Diboikot Oposisi, Presiden Sudan Terpilih Kembali

Uni Eropa, Amerika Serikat dan Norwegia telah mengecam pemilihan itu dengan alasan kurangnya dialog nasional yang dijanjikan telah mengakibatkan Sudan tanpa proses politik yang inklusif.

Nigeria Perpanjang Sehari Pemungutan Suara Pemilu Daerah

Pemungutan suara dalam pemilu daerah di Nigeria diperpanjang hingga hari Minggu (12/4) setelah kecurangan dilaporkan di beberapa distrik.

Satu Siswa Meninggal Akibat Terinjak-injak di Kampus Kenya

Suara ledakan transformator listrik terdengar seperti serangan bersenjata di sebuah universitas Kenya Minggu pagi (12/4), menyebabkan desak-desakan yang berakhir dengan kematian salah seorang siswa.

7 Tewas dalam Kekerasan Pemilu di Nigeria

Kekerasan hari Sabtu itu kontras dengan pemungutan suara yang cukup damai yang dimenangkan Buhari bulan lalu, tanpa adanya pemilu putaran kedua.

Boko Haram Culik Banyak Orang di Kamerun

Kamerun menyatakan Boko Haram telah melakukan penculikan-penculikan di daerah-daerah dekat perbatasan dengan Nigeria. Namun Kamerun menolak imbauan untuk menyatakan keadaan darurat di daerah-daerah yang terimbas.

Pemerintah Somalia Tawarkan Hadiah untuk Tangkap Pimpinan Al-Shabab

Pemerintah Somalia telah menawarkan hadiah untuk penangkapan atau pembunuhan 11 pemimpin al-Shabab, termasuk pemimpin tertinggi kelompok militan itu dan pemimpin pembantaian di Kenya pekan lalu.

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook