Tautan-tautan Akses

Ukraina Tolak Tawaran Penurunan Harga Gas Rusia


Perdana Menteri Ukraina Arseny Yatseniuk (Foto: dok).

Perdana Menteri Ukraina Arseny Yatseniuk (Foto: dok).

Perdana Menteri Ukraina Arseny Yatseniuk mengatakan Rabu (11/6) mengatakan bahwa “diskon” 100 dolar per seribu meter kubik bukan substitusi yang sesuai bagi revisi kontrak yang diinginkan Ukraina.

Rusia memperingatkan Ukraina untuk tidak menolak tawaran dari Moskow yang akan memangkas harga gas yang dibayar Kyiv sekitar 20 persen.

Presiden Valdimir Putin mengatakan hari Rabu (11/6), Ukraina bisa mengakibatkan kebuntuan pembicaraan jika meminta diskon lebih besar. Kantor berita Rusia mengutip Putin yang mengatakan, jika Ukraina menolak kesepakatan itu, pembicaraan akan berubah ke tingkat lain sesuatu, yang menurut Putin, tidak diinginkan Rusia.

Sementara, Perdana Menteri Ukraina Arseny Yatseniuk mengatakan pada suatu pertemuan pemerintah hari Rabu bahwa “diskon” 100 dolar per seribu meter kubik bukan substitusi yang sesuai bagi revisi kontrak yang diinginkan Ukraina.

Kontrak yang berlaku sekarang ini ditandatangani kedua negara pada tahun 2009 menetapkan harga gas Rusia untuk Ukraina adalah 485 dolar per seribu meter kubik.

Para pejabat kedua negara melanjutkan perundingan pada hari Rabu di Brussels sementara mereka berusaha menyelesaikan sengketa mengenai harga dan utang energi miliaran dolar Ukraina.

Rusia telah mengancam akan memutuskan pasokan gas, yang akan berdampak pada pasokan untuk berbagai wilayah Eropa lainnya. Perusahaan gas negara Gazprom Rabu menyatakan memberi waktu Ukraina hingga pekan depan sebelum memberlakukan ketentuan baru untuk melakukan pembayaran di muka bagi pasokan gas baru.
XS
SM
MD
LG