Tautan-tautan Akses

AS

Uji Coba Pesawat Hipersonik Tanpa Awak Gagal


Model pesawat hipersonik X-51A Waverider yang diterbangkan pada 2008. (Foto: AP)

Model pesawat hipersonik X-51A Waverider yang diterbangkan pada 2008. (Foto: AP)

Uji terbang pesawat hipersonik, yang diharapkan dapat mendorong kemampuan udara AS, gagal setelah pesawat pecah berantakan di atas Pasifik.

Angkatan Udara Amerika Serikat mengatakan uji terbang pesawat hipersonik tanpa awak berakhir lebih cepat pada Selasa (14/8) setelah muncul masalah yang menyebabkan pesawat itu pecah berantakan di atas Samudera Pasifik.

Pesawat hipersonik eksperimen “X-51A Waverider” yang dirancang untuk terbang enam kali kecepatan suara keluar dari pesawat pembom B52 di pesisir California Selasa. Para pejabat militer Rabu (15/8) mengatakan kegagalan alat pengontrol membuat pesawat kehilangan kendali.

Pihak berwenang mengatakan masalah dengan sirip pesawat diketahui 16 detik setelah roket pendorong pada pesawat itu dinyalakan untuk meningkatkan kecepatannya. Lima belas detik kemudian – setelah X-51A terlepas dari roket pendorongnya – pesawat itu tidak dapat mempertahankan kendali dan dinyatakan hilang. Ini merupakan pesawat ketiga dari empat pesawat X-51A yang dirancang untuk militer. Angkatan Udara AS mengatakan para pejabat belum memutuskan kapan atau apakah pesawat jenis itu akan bisa terbang lagi.

Para pejabat pertahanan menilai pesawat hipersonik merupakan satu cara untuk mendorong kemampuan udara Amerika secara signifikan. Suatu saat nanti teknologi itu juga dapat digunakan untuk meningkatkan secara drastis kecepatan pesawat-pesawat komersil sehingga penerbangan luar biasa cepat antar benua seperti antara London dan New York menjadi kurang dari satu jam.
XS
SM
MD
LG