Tautan-tautan Akses

AS

Trump Tandatangani Inpres Soal Sistem Pemerintahan Federal


Presiden AS Donald Trump berbicara dengan Direktur Anggaran Mick Mulvaney (kiri) setelah menandatangani sebuah instruksi di Gedung Putih (13/3). (AP/Pablo Martinez Monsivais)

Presiden AS Donald Trump berbicara dengan Direktur Anggaran Mick Mulvaney (kiri) setelah menandatangani sebuah instruksi di Gedung Putih (13/3). (AP/Pablo Martinez Monsivais)

Presiden AS Donald Trump hari Senin (13/3) menandatangani sebuah instruksi untuk memulai proses penataan kembali sistem pemerintahan federal, yang menurutnya, seharusnya sudah lama dilakukan.

Ketika memimpin sidang kabinetnya yang pertama, Trump mengatakan tujuan inpres itu adalah mengurangi pemborosan dan membuat pemerintah lebih produktif.

Tapi menurut para pengecamnya, proses itu bisa menurunkan fungsi dan kinerja pemerintahan, khususnya dalam bidang kesehatan dan keamanan nasional.

Sebelum menandatangani inpres itu, Trump mengatakan, “ini adalah langkah besar untuk membuat pemerintah federal lebih efisien, efektif dan bertanggung jawab kepada rakyat.”

Keputusan itu mengharuskan tiap lembaga eksekutif mencari praktik-praktik pemborosan dalam bidangnya masing-masing dan mengusahakan bagaimana pelayanan publik bisa berjalan lebih baik.

Ketika ditanya apakah Trump menyebutkan angka-angka penghematan yang harus dicapai, atau mengharuskan penghematan sejumlah dana pemerintah, juru bicara Gedung Putih Sean Spicer menjawab, “tidak ada angka-angka yang disebutkan harus dicapai.”

Tapi yang harus dilakukan, tambahnya, adalah supaya pemimpin departemen memeriksa cara kerja mereka dan program-program yang mereka lakukan untuk menentukan apakah berbagai cara kerja dan usaha itu tidak boros, atau sistemnya sudah kadaluwarsa, dan perlu disesuaikan dengan kemajuan teknis.

Menurut Trump, terdapat banyak bidang pekerjaan yang tumpang-tindih dalam pemerintah federal, yang memboroskan “miliaran dolar.”

Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Pemerintah, Mick Mulvaney akan mengawasi pelaksanaan inpres baru ini, dan akan bekerja sama dengan pakar-pakar yang ada di dalam dan di luar pemerintahan, “dan sekaligus minta masukan dari rakyat Amerika.”

“Kita juga akan bekerjasama dengan Kongres untuk menjalankan berbagai rekomendasi yang dihasilkan nanti,” tambahnya.

Kepala strategi kepresidenan, Stephen Bannon sebelumnya menyerukan supaya diadakan perombakan besar-besaran dalam sistem administrasi negara, dan bulan lalu Trump menyatakan, “pemerintah federal harus bisa berfungsi dengan lebih sedikit dana.” [isa]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG